x

Tuding Balik Soal Demo Mahasiswa UBK, Deddy Sitorus: Yang Menunggangi Itu Ya Mas Wapres

waktu baca 2 menit
Selasa, 23 Jun 2026 16:06 28 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Yevri Sitorus, angkat bicara soal terbongkarnya aksi demontrasi sejumlah mahasiswa yang diduga ditunggangi Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Hal itu terungkap usai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (BEM FJ UBK) Muhammad Abdimaludin yang mengakui telah menerima sejumlah uang saat demo bertajuk, “Tata Ulang Indonesia” usai bertemu Wapres.

Menurut Deddy, fakta ini sekaligus menggugurkan tudingan miring dari sejumlah pihak yang selama ini kerap menuduh PDIP berada di balik berbagai aksi demonstrasi mahasiswa untuk mengganggu jalannya roda pemerintahan.

“Dalam setiap gerakan mahasiswa, memang ada pihak-pihak yang berpotensi menunggangi. Nah, cuma sayangnya kan yang dituding dengan yang sebenarnya melakukan kadang-kadang nggak sejalan. Kita dituding menunggangi gerakan mahasiswa,” kata Deddy kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Deddy menilai, berdasarkan pengakuan pihak mahasiswa UBK, ada indikasi kuat keterlibatan pihak luar yang justru mengarahkan jalannya aksi tersebut ke lingkaran Istana Wapres. Ia pun meragukan jika gerakan membelokkan arah demonstrasi ini hanya sebatas inisiatif dari jajaran tingkat bawah.

Deddy menilai, berdasarkan pengakuan pihak mahasiswa UBK, ada indikasi kuat keterlibatan Wapres Gibran mengarahkan jalannya aksi tersebut ke lingkaran Istana Wapres.

“Kalau melihat kasus UBK itu kan terlihat bahwa memang yang menunggangi itu ya Mas Wapres, gitu kan,” ucapnya.

Ia pun meragukan jika gerakan membelokkan arah demonstrasi ini hanya sebatas inisiatif dari jajaran tingkat bawah. Apalagi berdasarkan pengakuan Ketua BEM FH UBK itu, nominal uang yang diberikan berkisar antara Rp 20 juta hingga Rp 30 juta.

“Nggak tahu itu arahan dia atau inisiatif anak buahnya. Tetapi kalau inisiatif anak buah, saya kira aneh. Karena mahasiswa itu menurut pengakuan mereka, diberikan uang oleh polisi sekitar 20 juta lebih ya, 20 sampai 30 juta, untuk kemudian belok arahnya, demonya bertemu dengan Wapres secara langsung,” ujarnya.

“Nah, orkestrasi murahan kayak begini kan nggak mungkin dari bawah gitu, tapi dari atas,” tambah Anggota Komisi II DPR RI itu menegaskan.

Untuk itu, Deddy berharap agar polemik ini menjadi pelajaran berharga bagi publik agar tidak sembarangan melayangkan tuduhan politik tanpa bukti yang jelas.

“Nah, saya kira ini pelajaran buat kita semua agar jangan sembarangan menuduh. Karena kadang-kadang, orang-orang yang sembunyi di belakang itu lebih mudah untuk melakukan manuver-manuver murahan kayak begini,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 hours ago
3 hours ago
10 hours ago
1 day ago
1 day ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor