x

Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF, PSSI Minta Pemain Tak Dihujat

waktu baca 3 menit
Senin, 10 Agu 2026 05:28 33 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF 2026 setelah ditahan imbang Singapura memicu kekecewaan publik Tanah Air. PSSI pun meminta suporter tidak menjadikan para pemain dan pelatih sebagai sasaran hujatan.

Timnas Indonesia bermain imbang melawan Singapura dalam matchday keempat Grup A di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8/2026). Hasil tersebut membuat skuad Garuda gagal melanjutkan perjalanan ke babak semifinal.

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengatakan pihaknya memahami kekecewaan yang dirasakan masyarakat Indonesia. Ia pun menyampaikan permohonan maaf atas hasil yang diraih skuad Garuda di Piala AFF 2026.

“Kemarin saya menyaksikan langsung anak-anak bertanding di Stadion Jalan Besar, Singapura. Seperti yang kita lihat, anak-anak gagal melanjutkan ke fase berikutnya setelah bermain seri dengan Singapura,” kata Yunus Nusi di Jakarta, Minggu (9/8/2026).

“Terkait hasil di Piala AFF ini, PSSI memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat sepak bola Indonesia karena belum bisa memberikan hasil yang memuaskan secara sempurna,” sambungnya.

Meski gagal memenuhi target, Yunus memastikan PSSI tidak akan membiarkan hasil tersebut berlalu tanpa evaluasi. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perjalanan Timnas Indonesia di turnamen tersebut.

Menurut Yunus, evaluasi merupakan bagian dari standar operasional PSSI yang dilakukan secara rutin. Evaluasi tidak hanya dilakukan ketika Timnas Indonesia mengalami kegagalan, tetapi juga setelah meraih prestasi dan kemenangan.

“Ketua Umum PSSI selalu melakukan evaluasi. Tidak hanya saat menghadapi kegagalan, tetapi juga dalam setiap prestasi, keberhasilan, maupun kemenangan Timnas,” jelasnya.

Ia menyebut evaluasi dilakukan melalui pembahasan antara Ketua Umum PSSI, Badan Tim Nasional (BTN), Komite Eksekutif (Exco), dan jajaran pelatih. Yunus juga mengaku turut terlibat dalam diskusi dan evaluasi tersebut.

Yunus kemudian menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum PSSI kepada para suporter Indonesia. Ia meminta masyarakat tetap memberikan apresiasi kepada para pemain yang telah berjuang membela Timnas Indonesia.

“Timnas kita yang telah berjuang harus tetap kita apresiasi. Silakan mengkritisi PSSI atau Ketua Umum, kami menerima,” ujar Yunus.

Namun, ia meminta kritik terhadap federasi tidak berubah menjadi hujatan kepada pemain dan pelatih. Menurutnya, para pemain merupakan aset yang masih memiliki peluang untuk membawa sepak bola Indonesia meraih prestasi pada masa mendatang.

“Yang terpenting adalah jangan menghujat pemain dan pelatih. Mereka adalah aset kita di masa depan,” tegasnya.

Yunus menilai perjalanan skuad Garuda masih panjang sehingga dukungan publik tetap dibutuhkan. Ia berharap para pemain dapat menjadikan kegagalan di Piala AFF 2026 sebagai bahan evaluasi untuk tampil lebih baik pada ajang berikutnya.

“Masih ada harapan besar bagi anak-anak ini untuk membawa prestasi sepak bola kita menjadi lebih bagus,” pungkas Yunus.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago
6 days ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor