x

Rupiah Melemah Tipis pada Jumat Pagi, Data NPI Tak Sesuai Ekspektasi Pasar

waktu baca 2 menit
Jumat, 5 Jun 2026 12:28 21 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Nilai tukar rupiah melemah pada perdagangan Jumat pagi sebesar 17 poin atau 0,09 persen menjadi Rp18.066 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp18.049 per dolar AS.

Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa mengatakan pelemahan mata uang Garuda dipengaruhi oleh data neraca perdagangan Indonesia yang tidak memenuhi ekspektasi pelaku pasar.

“Sentimen yang mempengaruhi pergerakan rupiah berasal dari sisi domestik, terutama setelah data neraca perdagangan Indonesia yang dirilis pada 2 Juni 2026 menunjukkan perdagangan April 2026 hanya mencapai 0,09 miliar dolar AS, jauh lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 3,32 miliar dolar AS dan di bawah ekspektasi pasar,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Menurut Amru, kondisi tersebut mengindikasikan berkurangnya aliran devisa dari aktivitas perdagangan internasional. Akibatnya, tekanan terhadap nilai tukar rupiah menjadi semakin besar.

Sementara itu, dari faktor eksternal, pergerakan rupiah masih dibayangi oleh kuatnya dolar Amerika Serikat di tengah tingginya ketidakpastian global. Kondisi tersebut membuat aset berbasis dolar AS tetap menjadi pilihan menarik bagi investor.

Selain faktor global, kekhawatiran pelaku pasar terhadap independensi Bank Indonesia setelah pengesahan regulasi yang memperluas peran bank sentral juga dinilai meningkatkan sikap hati-hati investor terhadap aset Indonesia.

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar, Bank Indonesia dinilai perlu melanjutkan langkah stabilisasi melalui intervensi di pasar valuta asing, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta pasar obligasi secara terukur. Selain itu, kecukupan likuiditas valuta asing juga perlu terus dijaga. “Sementara itu, pemerintah perlu memperkuat kepercayaan investor melalui konsistensi kebijakan ekonomi, menjaga kredibilitas fiskal, serta mendorong optimalisasi devisa hasil ekspor agar pasokan valas di dalam negeri tetap terjaga,” ungkap Amru.

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak fluktuatif namun masih berada dalam tekanan. Rupiah diproyeksikan bergerak pada kisaran Rp18.000 hingga Rp18.110 per dolar AS.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
3 days ago
4 days ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit