x

Persija Turunkan Banyak Pemain Muda vs PSMS di League Cup

Laporan: Afrizal Ilmi

waktu baca 3 menit
Selasa, 3 Nov 2026 13:44 32

TODAYNEWS.ID —Persija Jakarta menargetkan hasil positif saat menghadapi PSMS Medan pada laga pembuka League Cup 2026 di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Selasa (3/11/2026) malam WIB. Macan Kemayoran tetap membidik poin meski membawa sejumlah pemain muda yang minim menit bermain di kompetisi domestik.

Asisten pelatih Persija, Choi In-cheol, menegaskan timnya tidak datang hanya untuk meramaikan turnamen. Ia memastikan para pemain akan berusaha memberikan hasil terbaik di kandang PSMS.

“Pertandingan besok kami akan ambil poin di Medan,” kata Choi In-cheol, dikutip Selasa (3/11/2026).

Choi memimpin Persija dalam pertandingan tersebut karena pelatih kepala Shin Tae-yong harus absen akibat masalah kesehatan. Ia membawa 19 pemain, termasuk sejumlah personel muda yang selama ini jarang mendapat kesempatan tampil di BRI Super League.

Menurut Choi, minimnya pengalaman bermain para pemain muda bukan alasan untuk meragukan kualitas skuad Persija. Ia menilai kemampuan seluruh pemain relatif merata sehingga bisa diandalkan dalam pertandingan.

“Memang banyak kami bawa pemain muda dan jarang mendapat menit bermain di Liga 1. Tetapi kualitas pemain kami tidak berbeda dengan pemain yang lain,” ujar Choi.

“Maksudnya, kualitas pemain kami rata, jadi siapa pun diturunkan besok, kami tidak ada masalah,” tuturnya.

Kiper Persija, Aqil Savik, menyambut positif kesempatan tampil di League Cup 2026. Penjaga gawang berusia 27 tahun itu menilai turnamen ini menjadi peluang bagi pemain yang belum banyak mendapat menit bermain untuk menunjukkan kemampuan.

“Saya pribadi dan teman-teman lain yang belum mendapatkan kesempatan bermain, ini kesempatan yang bagus,” kata Aqil saat mendampingi Choi dalam konferensi pers.

Aqil juga menegaskan seluruh pemain Persija memiliki kualitas untuk menghadapi PSMS. Ia berharap timnya dapat membuka perjalanan di turnamen dengan hasil positif sesuai instruksi pelatih.

“Kita tahu ini pertandingan pertama Persija di kompetisi ini, tentu kami ingin meraih hasil positif dan memberikan yang terbaik seperti yang diinstruksikan pelatih pada kami,” ucapnya.

Persija datang ke League Cup dengan modal sebagai pemuncak klasemen sementara BRI Super League. Macan Kemayoran mengoleksi 18 poin dari delapan pertandingan, unggul satu angka atas Dewa United yang berada di posisi kedua.

Untuk turnamen ini, Persija telah menentukan tiga pemain asing, yakni Kwon Chang-hoon, Kyohei Yoshino, dan Kerim Memija. Komposisi tersebut membuat lini serang mereka diproyeksikan lebih banyak mengandalkan pemain lokal, termasuk Eksel Runtukahu dan Agi Firmansyah.

League Cup juga berpotensi menjadi kesempatan bagi pemain yang selama ini belum banyak tampil di kompetisi utama. Nama seperti Aqil Savik, Figo Dennis, dan Fajar Fathur Rahman berpeluang mendapatkan tambahan menit bermain.

Di sisi lain, PSMS Medan bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Ayam Kinantan saat ini menempati posisi runner-up sementara Grup A Pegadaian Championship dengan koleksi 17 poin dari delapan pertandingan.

PSMS juga sedang berada dalam tren positif setelah meraih dua kemenangan beruntun. Mereka mengalahkan PSGC Ciamis dan PSIS Semarang dengan skor identik 2-1.

Skuad PSMS diperkuat sejumlah pemain berpengalaman di level Super League, seperti Manahati Lestusen, Samuel Simanjuntak, Rangga Muslim, dan Irfan Jauhari. Di lini depan, tuan rumah memiliki duet Javier Siverio dan Phillerson yang menjadi andalan dalam mencetak gol.

Siverio sementara memimpin daftar pencetak gol terbanyak dengan 11 gol, sedangkan Phillerson telah mengoleksi enam gol. Produktivitas keduanya menjadi salah satu kekuatan PSMS yang perlu diantisipasi Persija.

Pertandingan ini menjadi pembuka perjalanan kedua tim di Grup A bersama Sumsel United. League Cup sendiri diikuti 38 klub, terdiri dari 18 peserta BRI Super League dan 20 tim Pegadaian Championship yang dibagi ke dalam 12 grup.

Turnamen tersebut menjadi ajang pendamping kompetisi liga setelah Piala Indonesia tidak bergulir sejak 2019. Bagi Persija, laga melawan PSMS sekaligus menjadi kesempatan menguji kedalaman skuad dan memberikan ruang bagi pemain muda untuk membuktikan kualitasnya.

 

Editor: Aziz Arriadh

LAINNYA