Pemerintah kembali mengirimkan bantuan logistik ke wilayah terdampak bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (16/8/2026). Foto: BPMI Setpres/Unggahan Akun Media Sosial @sekretariat.kabinet TODAYNEWS.ID – Pemerintah kembali mengirimkan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (16/8/2026).
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, tambahan 25 ton bantuan logistik telah tiba di sejumlah lokasi terdampak pada hari kedua penanganan bencana.
“Pada hari ini, Minggu, 16 Agustus 2026, di hari kedua penanganan bencana, tambahan 25 ton logistik telah tiba. Dengan demikian, total 52 ton logistik telah dikirimkan untuk membantu masyarakat terdampak,” kata Teddy dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (17/8/2026).
Bantuan yang dikirimkan meliputi makanan siap saji, air minum, sembako, obat-obatan, peralatan kesehatan, tenda, hingga air bersih.
Menurut Teddy, bantuan tersebut selanjutnya didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak menggunakan jalur darat, pesawat, dan helikopter.
Wilayah yang menjadi sasaran distribusi bantuan antara lain Labuan Bajo, Maumere, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Sikka, Ende, dan Nagekeo.
Teddy mengatakan, sejak hari pertama kejadian, sejumlah pejabat terkait juga telah berada di berbagai lokasi terdampak untuk memimpin langsung penanganan pascabencana.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi dan bantuan dapat segera menjangkau lokasi bencana.
“Pemerintah terus bergerak memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi dan bantuan tiba hingga ke lokasi,” ujar Teddy.
Pemerintah memastikan penanganan bencana akan terus dilakukan, mulai dari masa tanggap darurat hingga proses pemulihan. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh perlindungan serta kebutuhan dasar yang diperlukan.