x

Pembicaraan AS-Iran Buntu, Araqchi Tuntut Kompensasi dan Penghentian Pelanggaran

waktu baca 2 menit
Senin, 10 Agu 2026 12:58 27 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, menegaskan pihaknya menolak melanjutkan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) sebelum Washington menghentikan pelanggaran terhadap Nota Kesepahaman Islamabad dan memberikan ganti rugi.

Araqchi mengakui bahwa para pihak perantara masih berupaya mencari jalan keluar agar negosiasi dapat bergulir kembali.

“Namun, Iran tidak melihat adanya kemungkinan untuk memulai kembali pembicaraan sampai AS berhenti melanggar nota kesepahaman dan memberikan kompensasi atas tindakannya,” kata Araqchi, seperti dilaporkan kantor berita Iran, Tasnim, pada Senin (10/8/2026).

Terkait komunikasi diplomasi dengan Oman, Araqchi menjelaskan pembahasan saat ini berfokus pada penetapan rute maritim baru di Selat Hormuz.

“Negosiasi dengan Oman bertujuan menentukan rute maritim baru di Selat Hormuz. Pembahasan sudah memasuki tahap akhir untuk menggantikan rute lama, dan tim ahli sedang mematangkannya,” tutur Araqchi.

Meski demikian, ia menekankan bahwa kesepakatan rute baru tidak otomatis menandakan pembukaan kembali Selat Hormuz.

“Kesepakatan rute mungkin tercapai, tetapi pembukaan Selat Hormuz tetap bergantung pada pemenuhan sejumlah syarat,” tegasnya.

Sementara itu, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, sebelumnya mengatakan bahwa Teheran saat ini tidak bernegosiasi dengan Washington dan bahwa satu-satunya pembicaraan yang sedang berlangsung adalah diskusi bilateral dengan Oman mengenai navigasi yang aman melalui Selat Hormuz.

Baqaei mengatakan kedua pihak sedang berupaya untuk membuat pengaturan sementara untuk jalur pelayaran yang aman, menekankan bahwa masalah ini menyangkut Iran dan Oman sebagai dua negara pesisir.

Dalam komentar terpisah, juru bicara IRGC Jenderal Hossein Mohebbi mengatakan bahwa pembukaan kembali jalur air strategis tersebut “sama sekali tidak terkait” dengan negosiasi Iran-Oman dan bergantung pada penerimaan syarat-syarat Iran oleh AS.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
3 days ago
4 days ago
4 days ago
6 days ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor