x

Ketua Umum PP KBI 2026 – 2030 Ngatino Usai Dilantik KONI Pusat Tegaskan Pentingnya Kesinambungan Pembinaan Amatir dan Profesional

waktu baca 4 menit
Rabu, 16 Sep 2026 14:34 30 Gungde Ariwangsa

TODAYNEWS.ID: Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia (PP KBI) periode 2026–2030 pimpinan Ngatino beserta jajaran resmi dilantik di Gedung KONI Pusat Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Momentum pelantikan ini menjadi babak baru bagi olahraga kickboxing di Tanah Air, dengan fokus utama membangun ekosistem terintegrasi antara pembinaan atlet amatir dan profesional guna meningkatkan prestasi Merah Putih di kancah internasional.

Ketua Umum PP KBI, Ngatino, menyampaikan bahwa amanah memimpin kembali KBI untuk periode ketiga merupakan panggilan besar untuk berbenah dan meningkatkan pencapaian. “Kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk kembali memimpin Kickboxing Indonesia untuk periode ketiga merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang sangat besar. Apa yang telah kita lalui selama ini harus menjadi bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan dan pembenahan ke depan. Kita harus membangun KBI yang semakin solid, profesional, transparan, modern dan mampu menjawab tantangan perkembangan olahraga nasional maupun internasional,” ujar Ngatino dalam sambutannya.

Sebagai langkah konkret jangka pendek, Ngatino mengungkapkan bahwa PP KBI langsung menggelar rapat pleno usai acara pelantikan untuk mematangkan agenda organisasi. Salah satu agenda utama yang disiapkan adalah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada awal November mendatang sebagai pengganti PON Bela Diri di Solo yang ditunda. Dalam Kejurnas tersebut, PP KBI menyisipkan ajang khusus bertajuk Gala Night guna menyaring atlet-atlet terbaik. “Dalam kejurnas itu ada namanya Gala Night yang tadi akan menentukan 10 atlet terbaik,” kata Ngatino saat diwawancarai.

Lebih lanjut, Ngatino menegaskan pentingnya kesinambungan pembinaan antara jalur amatir dan profesional agar atlet yang membela Indonesia selalu dalam kondisi siap tempur di berbagai ajang internasional.

“Harus ada ekosistem dalam pembinaan antara amatir dan pro harus seiring. Pesan dari Pak Ketum itu betul bahwa kita sudah siapkan nanti yang amatir 10 besar amatir hasil kejurnas itu langsung menjadi pro. Ke depannya 2027 kita sudah siapkan untuk pro. Dan kemudian 2027 juga memulai lagi untuk mencari 10 lagi untuk bersama-sama dengan 10 yang ada di 2026 itu untuk kita siapkan menjadi atlet profesional,” tutur Ngatino.

Selain penguatan jalur prestasi, PP KBI juga menginisiasi pengembangan industri olahraga melalui KBI Pro untuk memberikan jaminan kesejahteraan bagi para atlet. “KBI Pro kita bangun untuk dua tujuan besar. Pertama, menjadi wadah pertandingan profesional yang mampu meningkatkan kualitas dan pengalaman bertanding atlet Indonesia agar semakin siap menghadapi persaingan internasional. Kedua, KBI Pro harus dapat membuka peluang bagi atlet untuk memperoleh penghasilan secara profesional dari prestasi dan kemampuan mereka,” terang Ngatino. Ia menambahkan, PP KBI juga sedang mempersiapkan kerja sama dengan platform streaming Vidio guna memperluas jangkauan penonton hingga ke mancanegara dan menarik investasi sponsor.

Rencana strategis tersebut mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari KONI Pusat. Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menekankan pentingnya evaluasi berkala dan pembinaan bertahap dari jenjang amatir menuju profesional. “Saya berharap bahwa Pak Ngatino dengan jajaran pengurus yang baru saja dilantik dan dikukuhkan, pertama melakukan evaluasi atas kinerja pengurus masa bakti sebelumnya untuk dijadikan modal di dalam melakukan pembinaan prestasi para atlet-atletnya di masa bakti yang akan datang ini,” ujar Marciano.

Marciano juga menyambut baik skema transisi atlet dari amatir ke profesional yang dirancang KBI. “Tadi dilaporkan bahwa kickboxing ini juga ada pembinaan amatir dan profesionalnya. Saya harapkan jenjang itu bisa dilalui dengan baik. Persiapkan atlet-atlet yang masuk ke profesional itu adalah juara-juara di amatir. Sehingga mereka yang sudah jam terbangnya tinggi di kompetisi amatir bisa masuk ke profesional, karena di sana lawannya juga lebih tangguh dan dari sisi kesiapan atlet juga harus jauh lebih baik. Tapi dengan pembinaan yang baik, saya yakin Indonesia ke depan juga akan melahirkan atlet-atlet kickboxing yang bisa kita banggakan,” jelas Marciano. Ia pun mengapresiasi kontribusi kickboxing yang terbukti menyumbang medali di SEA Games serta menorehkan hasil membanggakan pada kejuaraan di Tashkent.

Senada dengan Marciano, Sekretaris Jenderal (Sekjen) KONI Pusat, TB Ade Lukman menyampaikan optimisme tinggi terhadap masa depan kickboxing di bawah kepemimpinan Ngatino. Dilihat dari rekam jejak multi-event seperti SEA Games, cabang olahraga bela diri selalu menjadi pilar utama perolehan medali bagi Indonesia. “Hari ini kita sudah sama-sama menyaksikan pengukuhan dan pelantikan Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia. Tentunya KONI Pusat berharap bahwa kickboxing sebagai salah satu cabang olahraga bela diri di Indonesia yang sangat populer, pada saat multi-event seperti SEA Games, cabang olahraga bela diri merupakan kontributor medali emas terbanyak,” ungkap TB Ade Lukman.

Pihaknya meyakini dari 18 cabang olahraga bela diri yang ada di bawah naungan KONI Pusat, KBI akan terus menjadi salah satu penyumbang emas utama. “Dari 18 cabang olahraga bela diri yang ada, kami yakin di bawah kepemimpinan Ketua Umum Pak Ngatino beserta jajaran juga akan menjadi bagian daripada kontributor medali-medali emas di event-event internasional. Kita tentunya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Pengurus Kickboxing Indonesia atas segala kegiatan pertandingan maupun juga pelatihan yang sudah disiapkan di tahun ini dan tahun-tahun berikutnya,” pungkas TB Ade Lukman.***

+ posts

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
4 days ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor