Timnas Indonesia vs Kamboja_Foto Mario Sonatha-Todaynews (5) TODAYNEWS.ID — Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menilai pertandingan melawan Vietnam akan menjadi tantangan paling berat yang dihadapi skuad Garuda di fase grup Piala AFF 2026.
Menurutnya, duel tersebut menjadi momen penting untuk menguji perkembangan tim sekaligus menjaga peluang lolos ke semifinal.
Indonesia akan menghadapi Vietnam pada laga Grup A di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin (3/8/2026). Pertandingan ini diprediksi menjadi penentu persaingan menuju babak empat besar.
Skuad Garuda memasuki laga dengan modal sempurna setelah memenangi dua pertandingan awal. Indonesia lebih dulu menghajar Kamboja 5-1 sebelum menaklukkan Timor Leste dengan skor 3-0.
Hasil tersebut membuat Indonesia mengoleksi enam poin dan mencetak delapan gol. Catatan itu sekaligus meningkatkan kepercayaan diri tim menjelang duel menghadapi Vietnam.
Herdman mengaku senang timnya kembali bermain di hadapan pendukung sendiri setelah perjalanan panjang. Ia menyebut para pemain sangat antusias menghadapi pertandingan besar tersebut.
“Perjalanan 19,5 jam door-to-door, kami telah kembali ke rumah, kembali di Jakarta. Kami sangat antusias menghadapi pertandingan lain di turnamen ini, sebuah kesempatan untuk berkembang bersama, kesempatan untuk meraih lebih banyak poin,” kata Herdman.
Meski puas dengan performa timnya, pelatih asal Inggris itu meminta para pemain tidak cepat berpuas diri. Ia menilai Vietnam merupakan lawan terkuat yang akan dihadapi Indonesia sejauh ini.
Menurut Herdman, pertandingan melawan Vietnam akan menjadi ukuran kemampuan sebenarnya bagi skuad Garuda. Ia juga menyebut laga tersebut sebagai kesempatan menghadapi salah satu tim terbaik di kawasan Asia Tenggara.
“Namun, ujian besok sangat berat, benar-benar ujian yang berat. Dan kami antusias karena untuk itulah Anda bertanding di turnamen seperti ini bermain melawan tim-tim terbaik di saat-momen yang penting bagi kedua tim,” ujarnya.
Herdman menegaskan kemenangan akan membawa Indonesia semakin dekat dengan tiket semifinal. Selain itu, tiga poin juga membuka peluang Garuda menguasai puncak klasemen Grup A.
Di sisi lain, Vietnam datang dalam tekanan setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Singapura pada laga sebelumnya. Hasil tersebut membuat tim asuhan Kim Sang-sik membutuhkan poin untuk menjaga peluang lolos.
Herdman menilai kondisi itu akan membuat pertandingan berlangsung semakin menarik. Ia meyakini kedua tim akan tampil habis-habisan karena sama-sama memiliki kepentingan besar dalam perebutan tiket ke babak berikutnya.
“Bagi kami, ini kesempatan besar untuk mengambil kendali grup besok malam. Dan bagi Vietnam, saya pikir mereka harus menang atau imbang untuk bertahan di turnamen, jadi banyak hal yang dipertaruhkan. Sangat menarik bagi para penggemar, dan terlebih lagi bagi para pemain,” tutupnya.