x

Tim Catur Indonesia Tempati Peringkat 34 Olimpiade Catur 2026

Laporan: Azis Arriadh

waktu baca 3 menit
Selasa, 22 Sep 2026 20:07 55

TODAYNEWS.ID – Perjuangan tim catur putra dan putri Indonesia pada ajang Olimpiade Catur 2026 di Samarkand, Uzbekistan, berlangsung penuh dinamika. Hingga babak keenam, kedua tim sama-sama menempati peringkat ke-34 klasemen sementara, dengan catatan kemenangan dan kekalahan yang silih berganti.

Mengawali turnamen pada babak pertama, Tim Putra Indonesia yang menempati starting rank 52 meraih hasil positif setelah menundukkan Ghana dengan skor 4-0. Sementara itu, Tim Putri Indonesia yang berada di starting rank 35 juga tampil dominan dengan mengalahkan Timor Leste 4-0.

Memasuki babak kedua, Tim Putra memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya mengakui keunggulan India dengan skor tipis 1,5-2,5. Di sisi lain, Tim Putri kembali menunjukkan performa positif dengan menaklukkan Aljazair 3-1.

Perjuangan skuad Merah Putih berlanjut pada babak ketiga dan keempat. Pada babak ketiga, Tim Putra meraih kemenangan meyakinkan 3,5-0,5 atas Uganda, sedangkan Tim Putri harus mengakui keunggulan Uzbekistan dengan skor 1-3.

Kedua tim kemudian bangkit pada babak keempat dengan menyapu bersih kemenangan. Tim Putra melibas Panama 4-0, sementara Tim Putri menundukkan El Salvador dengan skor serupa. Hasil tersebut membuat Tim Putra mengumpulkan 16 poin dan Tim Putri mengantongi 15,5 poin dari total 20 poin maksimal yang diperebutkan di empat papan hingga babak kelima.

Pada babak kelima yang berlangsung Minggu malam (20/09/2026), Tim Putra Indonesia mencatatkan kejutan dengan menundukkan Italia, yang menempati starting rank 26, melalui skor meyakinkan 3-1.

Dua poin kemenangan Indonesia disumbangkan oleh GM Susanto Megaranto (rating 2488), yang berhasil mengalahkan pecatur andalan Italia GM Lorenzo Lodici (2573) di papan 1, serta IM Satria Duta Cahaya (2412), yang menumbangkan GM Sabino Brunello (2536) di papan 3. Sementara itu, IM Gilbert Elroy Tarigan dan IM Nayaka Budhidharma berhasil menahan lawan masing-masing dengan hasil remis.

Di kategori putri, Indonesia harus mengakui keunggulan Georgia, tim unggulan kedua, dengan kekalahan tipis 1,5-2,5. Meski demikian, WIM Diajeng Theresa Singgih (2280) menciptakan kejutan di papan 1 dengan menumbangkan Grandmaster pria legendaris asal Georgia, Nana Dzagnidze (2478).

Kemenangan tersebut menjadi kesempatan bagi Diajeng untuk mendongkrak FIDE Rating sekaligus melengkapi norma WGM-nya. Hasil positif juga diraih WIM Laysa Latifah (2213), yang berhasil menahan remis GM Nino Batsiashvili (2466).

Persaingan berlanjut pada babak keenam yang rampung dipertandingkan Senin malam (21/09/2026). Kali ini, hasil berbeda kembali dialami kedua tim Indonesia.

Tim Putra Indonesia harus mengakui keunggulan Yunani, yang menempati starting rank 19, dengan skor 0,5-3,5. GM Susanto Megaranto menjadi satu-satunya pecatur Indonesia yang meraih setengah poin setelah bermain remis melawan GM Nikolas Theodorou (2633).

Sementara itu, IM Arif Abdul Hafiz, IM Satria Duta Cahaya, dan IM Nayaka Budhidharma harus mengakui keunggulan lawan masing-masing setelah menjalani pertandingan ketat selama lima jam.

Berbeda dengan tim putra, Tim Putri Indonesia berhasil mengamankan kemenangan atas negara tetangga Malaysia, yang menempati starting rank 68, dengan skor 3-1. Meski demikian, WIM Ummi Fisabilillah (2126) di papan 3 harus mengakui keunggulan WFM Ainul Mardhiah (2006).

Ketua Umum PB Percasi, Agustiar Sabran, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh pecatur Indonesia yang dinilainya telah menunjukkan semangat pantang menyerah.

“Saya sangat bangga dengan semangat juang dan kerja keras para atlet kita yang terus memberikan perlawanan maksimal di setiap babak melawan pecatur-pecatur berkelas dunia. Perjalanan di Olimpiade ini masih panjang dan saya optimistis para atlet mampu memanfaatkan sisa pertandingan untuk mendulang poin serta memperbaiki peringkat Indonesia,” ujar Agustiar Sabran.

Hingga berakhirnya babak keenam, tim catur putra dan putri Indonesia sama-sama menempati peringkat ke-34 klasemen sementara. Namun, jumlah peserta di kedua kategori berbeda. Kategori Putra/Open diikuti 206 negara/tim, sedangkan kategori Putri/Women diikuti 189 negara/tim.

Pada Selasa (22/09/2026), turnamen memasuki fase jeda atau hari istirahat. Pertandingan dijadwalkan kembali berlangsung pada Rabu (23/09/2026).

Dengan masih menyisakan lima babak krusial, tim catur Indonesia berpeluang memperbaiki posisi di klasemen. Dukungan masyarakat dan suporter Tanah Air diharapkan dapat terus menyertai perjuangan para atlet hingga akhir turnamen.

Olimpiade Catur 2026 berlangsung selama 11 babak, mulai 15 hingga 27 September 2026, di Samarkand, Uzbekistan.

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

8 hours ago
8 hours ago
21 hours ago
21 hours ago
6 days ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor