x

Iran Bakal Bebaskan Tarif Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz

waktu baca 2 menit
Jumat, 24 Apr 2026 19:00 20 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Iran diklaim akan memberikan pengecualian tarif bagi kapal dari negara sahabat seperti Rusia untuk melintas di Selat Hormuz. Kebijakan ini muncul di tengah ketegangan kawasan yang berdampak pada jalur pelayaran global dan memicu reaksi internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali. Ia mengungkapkan adanya pengecualian khusus bagi sejumlah negara tertentu.

“Kami telah memberikan pengecualian untuk beberapa negara. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan,” kata Kazem Jalali kepada kantor berita Rusia.

Ia menambahkan bahwa upaya diplomasi masih terus dilakukan. Kementerian Luar Negeri Iran disebut tengah memaksimalkan kebijakan tersebut bagi negara sahabat.

“Saat ini, Kementerian Luar Negeri kami sedang berupaya menggunakan pengecualian yang diberikan untuk negara-negara sahabat, misalnya Rusia,” ujarnya.

Teheran sebelumnya berencana memberlakukan tarif bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz. Namun, kebijakan itu kini dipertimbangkan ulang untuk negara seperti China, Rusia, dan Pakistan.

Dalam proposal perdamaian, Iran mengusulkan pengenaan tarif hingga 2 juta dolar AS bagi kapal yang melintas. Nilai tersebut setara dengan sekitar Rp34,19 miliar.

Namun, rencana tersebut belum mendapat pengakuan dari Amerika Serikat. Perbedaan pandangan ini menambah kompleksitas situasi geopolitik di kawasan.

Sejak konflik dengan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu, Iran memperketat lalu lintas kapal. Setiap kapal diwajibkan melakukan koordinasi dengan pihak militer.

Dalam beberapa kasus, kapal juga diminta membayar biaya untuk mendapatkan jalur aman. Kebijakan ini menjadi sorotan karena dinilai membebani aktivitas pelayaran.

Rencana pungutan tersebut mendapat penolakan dari sejumlah pihak internasional. Kebijakan itu dinilai bertentangan dengan hukum laut internasional atau UNCLOS.

Meski demikian, operator kapal diperkirakan tetap mematuhi aturan tersebut. Faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama bagi pelayaran di kawasan tersebut.

Laporan terbaru menyebut sejumlah kapal telah membayar tarif yang ditetapkan. Nilainya disebut mencapai 2 juta dolar AS untuk satu kali lintasan.

Selat Hormuz memiliki peran strategis dalam perdagangan energi global. Sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia melewati jalur ini.

Dalam situasi krisis sebelumnya, hanya kapal dari negara tertentu yang diizinkan melintas. Negara seperti China termasuk yang mendapat akses, sementara lainnya diwajibkan membayar biaya tambahan.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

12 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x