x

Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu PT DSI, DPR: Potensi Menciptakan Kartel Baru

waktu baca 2 menit
Jumat, 29 Mei 2026 16:22 25 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna, menilai sentralisasi ekspor dalam satu entitas tunggal berpotensi melahirkan konsentrasi kekuasaan ekonomi yang sangat besar apabila tidak disertai sistem pengawasan yang transparan dan akuntabel.

Hal itu disampaikan Ateng sebagai respons atas rencana kebijakan tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) satu pintu melalui pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru, yakni PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Legislator Fraksi PKS itu mengingatkan agar pemerintah belajar dari sejarah masa lalu Indonesia yang memiliki catatan buruk terkait praktik monopoli tata niaga komoditas, baik oleh negara maupun kelompok tertentu.

“Jangan sampai semangat nasionalisme justru menghidupkan kembali pola monopoli ala masa lalu yang meninggalkan catatan kelam hingga hari ini,” tegas Ateng pada Jumat (29/5/2026).

Ia menilai tata kelola ekspor sumber daya alam harus tetap menjaga prinsip transparansi, persaingan usaha yang sehat, serta pengawasan publik yang kuat.

Menurutnya meski negara mengamankan devisa dan kepentingan nasional, langkah sentralisasi kekuasaan ekonomi yang tertutup harus dihindari.

Ia menilai, tanpa tata kelola profesional dan pengawasan independen, PT DSI justru dapat menjadi sumber inefisiensi baru yang menghambat daya saing ekspor Indonesia di tengah dinamika pasar global.

“Penguatan peran negara harus dibangun bukan sekadar konsolidasi kekuasaan ekonomi. Karena jika salah desain, hal itu berpotensi menciptakan kartel baru yang sulit dijangkau,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

11 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago
5 days ago
6 days ago

LAINNYA
x
x
domain