IHSG dibuka melemah pada Jumat (22/5/2026). TODAYNEWS.ID — IHSG dibuka melemah pada perdagangan Jumat (22/5/2026) pagi dan sempat menyentuh level 5.000 pada awal sesi perdagangan. Tekanan jual masih mendominasi pergerakan pasar saham domestik sejak pembukaan.
Berdasarkan data RTI Business per pukul 09.17 WIB, IHSG tercatat turun 20,30 poin atau 0,33 persen ke posisi 6.074. Pergerakan indeks menunjukkan pasar masih berada dalam tekanan setelah koreksi tajam pada perdagangan sebelumnya.
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di level 6.065. Indeks kemudian sempat bergerak ke posisi tertinggi harian di level 6.079 sebelum turun ke titik terendah di posisi 5.966.
Pergerakan saham pada pagi ini didominasi oleh pelemahan. Sebanyak 362 saham tercatat melemah, sementara 221 saham menguat dan 145 saham bergerak stagnan.
Nilai kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp10.533 triliun. Sementara volume perdagangan menyentuh 6,20 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2,87 triliun.
Frekuensi perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada pagi hari ini tercatat sebanyak 314.930 kali transaksi. Aktivitas perdagangan yang tinggi menunjukkan investor masih aktif melakukan aksi jual dan beli di tengah tekanan pasar.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini. Menurutnya, indeks sedang berada dalam fase koreksi setelah menutup area gap yang sebelumnya terbentuk.
“Kami memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan dengan area koreksi berikutnya di kisaran 5.899-5.999,” ujar Herditya dalam riset hariannya.
Herditya menilai tekanan terhadap IHSG masih cukup kuat dalam jangka pendek. Karena itu, investor diminta mencermati level support dan resistance sebagai acuan perdagangan.
Dalam proyeksinya, IHSG diperkirakan bergerak di rentang support 5.996 dan 5.899. Sementara level resistance diprediksi berada di area 6.318 hingga 6.459.
Pandangan serupa juga disampaikan Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova. Ia menilai IHSG masih berada dalam tekanan setelah berhasil menutup penuh gap pada area 6.092-6.148 disertai munculnya sinyal bearish.
“Jika IHSG turun di bawah 5.911, pelemahan berpotensi berlanjut menuju 5.700. Namun peluang rebound jangka pendek masih terbuka selama indeks bertahan di atas 5.967,” ujar Ivan.
Ivan memprediksi IHSG bergerak pada area support 5.911, 5.673, dan 5.439. Sementara level resistance diperkirakan berada di kisaran 6.459, 6.755, hingga 7.001 pada perdagangan hari ini.