Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta. (Foto: Antara) TODAYNEWS.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada perdagangan Jumat (26/6/2026). Setelah sempat dibuka menguat, indeks terkoreksi hingga masuk ke zona merah.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 66,38 poin atau 1,11 persen. Hingga pukul 09.33 WIB, indeks berada di level 5.932,66.
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di level 6.010,34. Posisi tersebut lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di level 5.999,04.
Selama sekitar 30 menit pertama perdagangan, pergerakan indeks cukup fluktuatif. IHSG bergerak dalam kisaran 5.929,28 hingga 6.045,26.
Aktivitas transaksi di pasar saham berlangsung cukup ramai. Volume perdagangan mencapai 4,09 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2,36 triliun.
Transaksi tersebut tercatat dalam 381.100 kali perdagangan. Sementara itu, kapitalisasi pasar berada di level Rp10.394 triliun.
Tekanan jual mendominasi pergerakan saham pada sesi pagi. Sebanyak 469 saham mengalami penurunan harga.
Di sisi lain, hanya 141 saham yang berhasil menguat. Sebanyak 349 saham lainnya bergerak tanpa perubahan.
Pelemahan juga terjadi pada sejumlah indeks utama di Bursa Efek Indonesia. Indeks LQ45 turun 0,98 persen menjadi 581,99.
Jakarta Islamic Index (JII) mencatat koreksi paling dalam di antara indeks utama dengan penurunan 2,12 persen. Indeks Kompas100 juga melemah sebesar 1,42 persen.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 1,69 persen. Sementara IDX30 terkoreksi 0,95 persen dan JII70 melemah 1,97 persen.
Sebelumnya, sektor keuangan, properti, dan barang konsumen non-siklikal sempat menopang pergerakan IHSG pada awal sesi. Namun, tekanan jual yang meluas akhirnya menyeret indeks ke zona negatif.
Sentimen dari pasar regional turut menunjukkan pelemahan. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 3,70 persen, KOSPI Korea Selatan melemah 4,52 persen, Hang Seng Hong Kong terkoreksi 1,65 persen, SSE Composite China turun 1,22 persen, sedangkan S&P/ASX 200 Australia masih menguat 0,23 persen.
Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat stabil di level Rp17.937 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya.