x

Gempa Bumi Tektonik M5,2 Kembali Guncang NTT, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

waktu baca 2 menit
Sabtu, 22 Agu 2026 09:43 40 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Gempa bumi tektonik bermagnitudo (M) 5,1 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (22/8/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan gempa terjadi pada pukul 08.31.01 WIB. Berdasarkan hasil analisis terbaru, gempa memiliki magnitudo M5,1 dengan kedalaman 16 kilometer.

“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,07 derajat Lintang Selatan dan 120,66 derajat Bujur Timur, atau tepatnya di laut pada jarak 64 kilometer arah timur laut Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur,” kata Wijayanto dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/8/2026).

Hasil pemodelan tsunami BMKG menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

BMKG menyebut gempa ini merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa dirasakan dengan intensitas IV MMI di sejumlah wilayah. Guncangan tersebut dirasakan di Lamba Leda dan Sambi Rampas, Manggarai Timur, serta Reok, Manggarai.

“Pada skala IV MMI, bila terjadi pada siang hari, gempa dirasakan oleh orang banyak dalam rumah,” demikian keterangan BMKG.

Bagian dari Rangkaian Gempa Susulan

BMKG menyatakan gempa M5,1 tersebut merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan setelah gempa besar M7,7 yang mengguncang Flores, NTT, pada 15 Agustus 2026 pukul 05.58.23 WIB.

Hingga Sabtu (22/8) pukul 08.00.00 WIB, BMKG mencatat sebanyak 5.089 aktivitas gempa bumi susulan. Dari jumlah tersebut, gempa susulan terbesar tercatat memiliki magnitudo M6,2.

BMKG masih terus memantau perkembangan aktivitas gempa susulan di wilayah Flores. Informasi terbaru akan disampaikan kepada pemangku kepentingan dan masyarakat melalui kanal resmi.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa bumi karena berpotensi membahayakan.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” imbau BMKG.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

3 days ago
4 days ago
4 days ago
5 days ago
6 days ago
6 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor