Demi Keselamatan Nyawa Masyarakat, Polres Metro Jakarta Selatan Gelar Pelatihan Pengenalan Miras dan Obat Palsu

0

“Ini menyangkut keselamatan nyawa masyarakat. Apabila di wilayah Jaksel ada ditemukan peredaran obat palsu, agar dikembangkan ke yang yang lebih besar. Semoga kegiatan kita berjalan dgn baik dan berkah sebagai upaya peningkatan pelayanan kita kepada masyarakat,” jelas Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol H. Ade Ary Syam Indradi, S.H., S.I.K., M.H.

Menyajikan Fakta, Melengkapi Informasi

JAKARTA – Polres Metro Jakarta Selatan menggelar pelatihan pengenalan minuman keras atau miras dan obat palsu di aula lantai 4 Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (30/11). Langkah ini diambil agar kemampuan dalam mengenali kedua hal itu meningkat secara signifikan. Mengingat, ini menyangkut keselamatan nyawa masyarakat.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol H. Ade Ary Syam Indradi, S.H., S.I.K., M.H mengingatkan kepada peserta pelatihan akan pentingnya pelatihan ini. Karena itu, pelatihan tersebut agar disimak baik-baik oleh semua peserta. Harapannya, setelah memahami kemudian disosialisasikan kepada masyarakat.

“Ini menyangkut keselamatan nyawa masyarakat. Apabila di wilayah Jaksel ada ditemukan peredaran obat palsu, agar dikembangkan ke yang yang lebih besar. Semoga kegiatan kita berjalan dgn baik dan berkah sebagai upaya peningkatan pelayanan kita kepada masyarakat,” jelas Ary dalam rilis tertulis yang diterima redaksi.

Loementa Gultom, dari Integrity Indonesia yang dalam kesempatan ini menjadi narasumber menjelaskan bahwa obat palsu yang biasa beredar di masyarakat di produksi dari dalam negeri. Kebanyakan dari Jawa Tengah pesisir utara.

“Obat palsu diedarkan dengan tujuan memperoleh keuntungan lebih besar,” jelasnya.

Menurutnya, salah satu ciri obat palsu bisa dilihat kasat mata dari segi kemasan, hologram, dan data expired obat tersebut. Dia mengingatkan bahwa penggunaan obat palsu yang beredar di masyarakat sangat membahayakan nyawa masyarakat.

Sementara terkait miras palsu, Loementa menerangkan bahwa muras palsu bisa merugikan pendapatan negara, industri pariwisata, dan membahayakan nyawa manusia. Ciri miras palsu adalah lebih banyak mengandung methanol daripada ethanol. Ini dikarenakan harga methanol lebih murah.

“Miras palsu bisa di produksi dari dalam dan luar negeri. Untuk mengenalinya, miras palsu secara kasat mata bisa diketahui dari segel, botol, tutup botol, kejernihan miras tersebut, dan kode huruf di setiap botol,” ucapnya.(ril/mas)

About The Author

Menyajikan Fakta, Melengkapi Informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *