BPOM dan Polda Bengkulu Sita Ribuan Obat Batuk Jenis Samcodin

0

“Kami masih menemukan terjadi peredaran obat dan makanan ilegal, khususnya di Kabupaten Bengkulu Selatan. Ada penemuan obat tertentu yang disalahgunakan dalam skala yang cukup besar yaitu obat flu dan batuk Samcodin,” kata Kepala BPOM Bengkulu, Yogi Abaso Mataram, di Kota Bengkulu.

Menyajikan Fakta, Melengkapi Informasi

KOTA BENGKULU – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu menyita ribuan obat batuk jenis Samcodin yang tidak boleh diperjualbelikan sembarangan dan harus dengan resep dokter.

Jenis obat yang disita berupa 25 tablet Samcodin yang masih di dalam plastik, 40 kotak pil, 1.971 tablet Samcodin, 389 strip bungkusan yang telah dibuka, dan 13 strip bungkusan yang sudah dibuka dengan isi lima strip.

“Kami masih menemukan terjadi peredaran obat dan makanan ilegal, khususnya di Kabupaten Bengkulu Selatan. Ada penemuan obat tertentu yang disalahgunakan dalam skala yang cukup besar yaitu obat flu dan batuk Samcodin,” kata Kepala BPOM Bengkulu, Yogi Abaso Mataram, di Kota Bengkulu.

Ia menyebutkan bahwa di dalam obat batuk tersebut mengandung dextromethorphan yang dapat menyebabkan efek halusinasi, mabuk, euforia berlebihan hingga kerusakan syaraf jika disalahgunakan dalam jangka waktu yang lama.

Selain menyita ribuan obat batuk, Polda Bengkulu menangkap SU (36), warga Kecamatan Pino, Kabupaten Bengkulu Selatan.

“Dari tangan tersangka ditemukan ribuan obat batuk, baik yang masih lengkap berada di dalam strip, maupun yang sudah dibuka, serta dibungkus di dalam plastik dan diletakkan di dalam stoples,” ujarnya.

Penangkapan tersebut bermula ketika pihaknya bersama dengan Polda Bengkulu melaksanakan operasi penindakan atau intensif pemberantasan obat dan makanan ilegal. (mak/kj)

About The Author

Menyajikan Fakta, Melengkapi Informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *