x

Airlangga Dorong Kejagung Tindak Tegas Manipulasi Saham dan Insider Trading

waktu baca 2 menit
Selasa, 5 Mei 2026 20:45 21 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menindak tegas praktik manipulasi saham, termasuk goreng-menggoreng saham dan insider trading.

Ia menekankan pentingnya penegakan hukum yang konsisten dan berintegritas demi menjaga stabilitas pasar serta kepercayaan investor.

Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga saat membuka Seminar Internasional Persatuan Jaksa Indonesia. Kegiatan itu digelar di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

Menurut Airlangga, peran korps jaksa menjadi sangat penting dalam menghadapi dinamika pasar keuangan. Ia menilai kapasitas pemahaman instrumen keuangan perlu terus ditingkatkan.

“Tentu peran korps jaksa ini menjadi sangat penting, terutama untuk meningkatkan kapasitas dalam pemahaman instrumen keuangan serta penegakan hukum yang sangat relevan dengan dinamika pasar,” kata Airlangga.

Ia secara khusus menyoroti praktik manipulasi saham yang merugikan pasar. Penindakan terhadap pelanggaran tersebut dinilai harus dilakukan secara konsisten.

“Kemudian mendorong penegakan hukum terhadap manipulasi saham ataupun goreng-goreng menggoreng saham, insider trading, agar berjalan secara konsisten, berintegritas,” sambungnya.

Selain itu, Airlangga juga menekankan pentingnya penanganan tindak pidana pencucian uang. Ia meminta kejaksaan memperkuat penelusuran dan penyitaan aset hasil kejahatan.

“Kemudian juga penguatan penelusuran serta penyitaan aset tindak pidana pencucian uang agar memutus mata rantai yang mencari keuntungan secara ilegal,” ujarnya.

Meski mendorong penegakan hukum yang tegas, Airlangga mengingatkan agar langkah tersebut tetap terukur. Ia menilai keseimbangan antara penegakan hukum dan kepercayaan pasar harus dijaga.

“Juga diperhatikan dalam penegakan hukum yang terukur, penanganan kasus yang melibatkan sektor pasar modal perlu dilakukan secara tegas, namun juga mempertimbangkan dari segi market confidence dan market trust,” katanya.

Airlangga juga menekankan pentingnya sinergi antar lembaga. Ia mendorong kerja sama antara berbagai institusi untuk memperkuat pengawasan.

Lembaga yang dimaksud antara lain Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. Kolaborasi ini dinilai krusial dalam mencegah pelanggaran di pasar modal.

“Kemudian tentu sinergi OJK, BEI, dan PPATK untuk membangun sistem early warning system, terutama untuk penanganan perkara secara terpadu,” kata Airlangga.

Ia berharap sistem peringatan dini dapat membantu mendeteksi praktik manipulasi sejak awal. Dengan demikian, potensi kerugian bisa diminimalkan.

Langkah ini juga diharapkan memperkuat integritas pasar modal Indonesia. Kepercayaan investor menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menciptakan ekosistem pasar yang sehat. Penegakan hukum yang konsisten menjadi salah satu kunci untuk mencapai tujuan tersebut.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

5 hours ago
10 hours ago
15 hours ago
15 hours ago
1 day ago
1 day ago

LAINNYA
x
x