Laporan: Akbar Budi Prasetia
Drone MQM-170 buatan Amerika. Foto: Griffon Aerospace TODAYNEWS.ID – Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) berhasil menangkap dan mendaratkan sebuah pesawat nirawak (drone) mata-mata MQM-170 buatan Amerika Serikat (AS) dalam kondisi utuh di bagian barat Selat Hormuz.
Dalam pernyataan kantor humas Angkatan Laut IRGC, pada Kamis (29/10/2026) seperti dilaporkan kantor Tasnim, disebutkan bahwa keberhasilan tersebut dicapai melalui operasi peperangan elektronik.
Unit terkait disebut mendeteksi dan mengidentifikasi drone tersebut sebelum mengambil alih sistem panduan dan kendalinya hingga dapat didaratkan dengan selamat.
IRGC menyatakan drone itu menjalankan misi untuk mengidentifikasi sistem pertahanan udara Iran di sepanjang pesisir Teluk Persia dan Selat Hormuz.
Berdasarkan data yang diperoleh dari pesawat tersebut, drone itu disebut lepas landas dari wilayah pesisir salah satu negara di bagian selatan Teluk Persia.
Adapun penangkapan drone ini muncul setelah Angkatan Udara IRGC sebelumnya mengumumkan telah mencegat dan menghancurkan drone MQ-1 milik AS di atas Selat Hormuz.
Menurut otoritas Iran, drone tersebut ditembak jatuh menggunakan sistem pertahanan udara baru yang beroperasi di bawah kendali Jaringan Pertahanan Udara Terpadu Iran.
Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington terkait Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu lintasan utama distribusi energi dunia.
Di tengah kebuntuan tersebut, otoritas Iran menegaskan bahwa penyelesaian ketegangan harus diawali dengan penghentian tindakan yang mereka nilai sebagai intervensi AS serta pemenuhan kewajiban Washington. Teheran juga menolak upaya penyusunan formula baru yang dinilai mengabaikan tuntutan Iran.
Sebagai informasi, dalam satu dekade terakhir, pasukan Iran telah berhasil menembak jatuh atau merebut sejumlah aset militer AS bernilai tinggi.
Aset tersebut antara lain pesawat nirawak siluman RQ-170 Sentinel, MQ-9 Reaper, serta sejumlah wahana bawah air dan kapal permukaan di kawasan Teluk Persia.
Adapun mengenai penangkapan drone MQM-170 itu menambah daftar insiden yang memperlihatkan persaingan kemampuan militer dan teknologi antara Iran dan AS di kawasan Teluk.
Editor: Azis Arriadh