x

Iran Ngamuk! Sebut Militer AS Cuma Bisa Bermimpi dan Berhalusinasi Soal Teluk Persia

Laporan: Dhanis

waktu baca 2 menit
Sabtu, 24 Okt 2026 22:46 33

TODAYNEWS.ID – Komandan unit komando operasional tertinggi Iran, Mayor Jenderal Ali Abdollahi, menegaskan bahwa negaranya tidak akan pernah mengizinkan kapal perang Amerika Serikat (AS) memasuki Teluk Persia.

Ia juga mengklaim kemampuan Angkatan Laut AS untuk mendekati perairan strategis tersebut telah melemah.

Bahkan, Komandan militer tertinggi Iran itu juga menyinggung serangkaian konflik militer di kawasan Asia Barat dan menyebut Teheran telah membuat kekuatan Angkatan Laut AS tidak lagi efektif.

Abdollahi menilai Washington selama ini menggunakan kekuatan militernya untuk menekan Iran dan negara-negara lain di kawasan.

“Presiden AS hanya perlu bermimpi tentang militer dan tentara mereka memasuki Teluk Persia lagi. Mereka akan membawa keinginan ini sampai ke liang kubur,” kata Abdollahi, seperti dikutip dari laporan kantor berita Iran, Sabtu (24/10/2026).

Dia juga menegaskan, Iran tidak akan memberikan ruang bagi kapal militer AS untuk memasuki kawasan tersebut.

“Dalam keadaan apa pun dan kapan pun, kami tidak akan mengizinkan kapal-kapal militer AS yang berkarat memasuki Teluk Persia,” ujarnya.

Kritik Klaim Trump soal Fasilitas Nuklir Iran

Abdollahi juga mempertanyakan pernyataan Presiden AS Donald Trump yang berulang kali mengklaim fasilitas nuklir Iran telah dihancurkan.

Menurut dia, klaim tersebut bertentangan dengan sikap Washington yang terus mempermasalahkan kemungkinan Iran mengembangkan senjata nuklir.

“Jika kalian telah menghancurkan segalanya, lalu apa gunanya mengulangi khayalan ini?” kata Abdollahi.

Ia menilai pernyataan tersebut tidak konsisten dan berpotensi membentuk persepsi yang keliru di tengah masyarakat internasional, terutama publik Amerika Serikat.

Selain itu, Abdollahi membantah klaim bahwa kemampuan militer Iran telah dilumpuhkan.

Ia justru mempertanyakan alasan pasukan dan kapal perang AS tidak mendekati Selat Hormuz maupun wilayah perbatasan Iran jika kemampuan militer Teheran benar-benar telah dihancurkan.

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

LAINNYA