Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei (kanan) saat bertemu Presiden Dewan Kehakiman Tertinggi Irak, Faiq Zaidan di Teheran, Selasa (25/8/2026). Foto: Kantor Berita Tasnim TODAYNEWS.ID – Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) ke depan tidak akan lagi memiliki tempat untuk pangkalan militernya di kawasan Timur Tengah.
Menurutnya, negara-negara di kawasan harus menentukan sendiri masa depan mereka tanpa campur tangan pihak luar.
Pernyataan itu disampaikan Rezaei saat bertemu Presiden Dewan Kehakiman Tertinggi Irak, Faiq Zaidan di Teheran, Selasa (25/8/2026) seperti dilaporkan Tasnim.
Rezaei mengatakan Iran menginginkan Irak yang merdeka dan kuat. Dia juga menekankan pentingnya negara-negara di kawasan menentukan masa depan mereka sendiri.
“Negara-negara di kawasan ini akan menentukan masa depan mereka sendiri, dan AS tidak akan memiliki tempat dalam masa depan kawasan ini,” kata Rezaei.
Dalam pertemuan tersebut, Rezaei turut menyerukan penyelesaian mengenai keberadaan kelompok-kelompok anti-Iran yang bermarkas di sepanjang perbatasan Iran dan Irak.
Sementara itu, Zaidan menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Iran kepada Irak. Dia juga menyampaikan salam dari para pejabat Irak kepada Pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei.
Zaidan turut mengenang Letnan Jenderal Qassem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis. Dia menekankan pentingnya memperkuat kerja sama regional serta memastikan keamanan di sepanjang perbatasan Iran-Irak.
Kedua pejabat tersebut juga membahas pentingnya menjaga keamanan dan stabilitas kawasan melalui kerja sama negara-negara di kawasan.