x

Prabowo Dorong Pengembangan “Ubi Bombing” untuk Padamkan Karhutla

waktu baca 3 menit
Selasa, 25 Agu 2026 14:06 30 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto mendorong pengembangan bahan pemadam kebakaran berbahan baku ubi atau singkong untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Inovasi tersebut muncul di tengah upaya pemerintah memadamkan sekitar 1.900 hektare lahan yang masih terbakar di Sumatera Selatan (Sumsel).

Adapun gagasan penggunaan bahan berbahan baku singkong itu disampaikan dalam rapat penanganan karhutla di Posko Utama Satuan Tugas Karhutla Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, Senin (24/8/2026).

Prabowo meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengkaji berbagai bahan alternatif yang dapat digunakan untuk memadamkan api maupun mencegah penyebarannya.

Presiden membayangkan bahan tersebut dapat dikemas secara praktis seperti alat pemadam api sehingga mudah dibawa oleh tim yang bekerja di lapangan.

“Yang kita bayangkan itu seperti alat pemadam kebakaran. Coba dicek BRIN, apakah bisa produksi atau kita sourcing. Kita mau isinya sehingga mungkin lebih efektif untuk tim-tim yang terjun,” ujar Prabowo.

Dalam rapat itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan adanya inovasi bahan pemadam yang menggunakan tepung ubi atau singkong sebagai bahan baku.

Bahan tersebut disebut berpotensi membantu menghentikan proses pembakaran dengan memisahkan unsur-unsur yang mendukung api. Selain untuk memadamkan api pada tahap awal, material itu juga dinilai dapat digunakan untuk mencegah api meluas.

Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis kemudian melaporkan bahwa inovasi tersebut telah dipaparkan kepada jajaran terkait dan disampaikan kepada BNPB.

Produksinya saat ini masih terbatas, namun bahan tersebut dinilai efektif dan masih memungkinkan untuk dikembangkan dalam skala yang lebih besar.

Prabowo pun merespons positif laporan tersebut. Ia meminta inovasi berbahan singkong itu segera diproduksi dan diuji dalam skala lebih besar.

“Menarik sekali. Bahan bakunya dari ubi, dari singkong. Coba diproduksi dalam skala besar. Ajukan biaya untuk produksinya,” kata Prabowo.

Presiden bahkan melontarkan istilah “ubi bombing” sebagai gurauan saat membandingkan inovasi tersebut dengan metode water bombing yang selama ini digunakan dalam penanganan kebakaran.

“Berarti yang kita water bombing bukan water bombing, ubi bombing. Ubi bombing,” ujar Prabowo.

Masih ada 1.900 hektare lahan terbakar

Di sisi lain, Prabowo meminta penanganan terhadap sekitar 1.900 hektare lahan yang masih terbakar di Sumsel segera dituntaskan.

Ia meminta jajaran di lapangan mengevaluasi kendala yang dihadapi dan segera mengajukan kebutuhan tambahan apabila diperlukan dukungan dari pemerintah pusat.

“Usahakan yang sekarang ini 1.900 hektare ini bisa segera dipadamkan. Apa saja nanti kendala yang kalian hadapi di lapangan, Anda evaluasi dan kalau perlu tambahan bantuan dari atas, kita akan usahakan segera mungkin,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan metode yang sudah tersedia. Pemerintah perlu terus mencari teknologi dan bahan baru yang dapat mempercepat pemadaman, terutama ketika tim menghadapi kondisi lapangan yang sulit.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

7 hours ago
6 days ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor