x

Netanyahu Akui Sulit Pengaruhi Trump soal Kesepakatan dengan Iran, Israel Mulai Khawatir

waktu baca 2 menit
Senin, 25 Mei 2026 10:46 17 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengakui dirinya mengalami kesulitan mempengaruhi sikap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait Iran. Pengakuan itu muncul di tengah laporan bahwa kesepakatan antara Washington dan Teheran semakin mendekati tahap final.

Media-media Israel melaporkan pernyataan Netanyahu disampaikan dalam sejumlah diskusi pemerintah yang berlangsung secara tertutup beberapa waktu terakhir. Situasi tersebut terjadi saat negosiasi AS dan Iran terus bergerak menuju kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Saluran televisi Israel, Channel 13, menyebut Netanyahu menyampaikan kekhawatiran mengenai arah kebijakan AS terhadap Iran. Laporan itu mengutip sumber politik anonim yang mengetahui jalannya pembahasan internal pemerintah Israel.

Menurut laporan tersebut, Netanyahu mengakui Israel memiliki keterbatasan dalam mempengaruhi keputusan Washington. Pemerintah Israel disebut mulai melihat ruang diplomasi terhadap pemerintahan Trump semakin sempit.

Laporan media Israel menyebut Tel Aviv saat ini “tidak memiliki ruang untuk bermanuver” dalam mempengaruhi keputusan Trump. Situasi itu menjadi perhatian serius di lingkaran pemerintahan Netanyahu.

Di tengah perkembangan tersebut, Kabinet Keamanan Israel terus menggelar rapat intensif. Pertemuan dilakukan menyusul meningkatnya laporan mengenai potensi tercapainya kesepakatan antara AS dan Iran.

Kabinet Keamanan Israel kembali mengadakan rapat pada Minggu (24/5) malam. Agenda pembahasan difokuskan pada dampak politik dan keamanan apabila kesepakatan Washington-Teheran benar-benar tercapai.

Institusi keamanan Israel disebut tetap berada dalam status siaga tinggi. Pemerintah Israel khawatir kesepakatan itu dapat mengurangi tekanan internasional terhadap Iran.

Selain itu, Israel juga mencemaskan kemungkinan Iran memperoleh perlindungan politik setelah kesepakatan dicapai. Kekhawatiran lain muncul terkait potensi berkurangnya tekanan ekonomi terhadap Teheran.

Pemerintah Israel menilai kesepakatan tersebut bisa membuat infrastruktur nuklir Iran tetap bertahan. Kelompok-kelompok proksi Iran di kawasan juga disebut berpotensi tetap memiliki pengaruh kuat.

Laporan Channel 13 menyebut upaya diplomatik Israel di Washington kini dipimpin mantan Menteri Urusan Strategis, Ron Dermer. Ia disebut menjadi tokoh utama dalam komunikasi dengan pemerintahan AS.

Sementara itu, Amerika Serikat dilaporkan tetap melanjutkan proses negosiasi dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. Pembicaraan antara kedua pihak disebut terus berlangsung dalam beberapa hari terakhir.

Hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait kesepakatan final antara AS dan Iran. Namun, laporan dari berbagai media menunjukkan proses negosiasi berada dalam tahap yang semakin mendekati penyelesaian.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

20 hours ago
1 day ago
1 day ago
3 days ago
4 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x