Komandan Markas Besar Khatam al-Anbiya Iran, Mayor Jenderal Ali Abdollahi. Foto: Pars Today TODAYNEWS.ID – Komandan Markas Besar Khatam al-Anbiya Iran, Mayor Jenderal Ali Abdollahi, menegaskan bahwa pihaknya akan merespons dengan sangat tegas atas setiap tindakan agresi baru yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya.
“Kami umumkan kepada Amerika dan sekutunya: Jangan melakukan kesalahan strategis atau salah perhitungan lagi,” kata Abdollahi seperti dilaporkan Press TV, pada Selasa (19/5/2026).
Ia menyatakan bahwa Republik Islam Iran kini berdiri lebih tangguh dan memiliki tekad yang lebih kuat aripada sebelumnya untuk mempertahankan kedaulatannya.
“Republik Islam dan angkatan bersenjatanya yang berpengalaman dalam pertempuran kini lebih siap dan tangguh daripada kapan pun dalam sejarah, dengan jari-jari siap di pelatuk, siap untuk melindungi bangsa yang bangga ini,” tegas Abdollahi.
“Mereka harus tahu bahwa setiap agresi atau invasi baru oleh musuh-musuh tanah air dan bangsa kita yang terhormat akan ditanggapi dengan respons yang cepat, tegas, kuat, dan luas,” tambahnya.
Dia mengingatkan dunia bahwa musuh-musuh Amerika-Zionis telah berulang kali menguji keberanian bangsa Iran yang gagah berani dan kekuatan angkatan bersenjatanya yang perkasa, dan musuh selalu mendapat pelajaran pahit.
“Dengan tekad dan ketetapan ilahi, kami telah membuktikan bahwa kami akan menunjukkan otoritas dan kemampuan kami kepada musuh di medan perang,” tegasnya.
Dia memperingatkan bahwa jika musuh berani melakukan kesalahan lagi, Iran akan menghadapinya dengan kekuatan dan kemampuan yang jauh lebih besar daripada selama perang yang dipaksakan selama 40 hari itu.
“Kami akan membela hak-hak bangsa Iran dengan segenap kekuatan kami dan memotong tangan setiap agresor,” tegas Komandan unit komando operasional tertinggi Iran itu.
Para pemimpin militer Iran mengatakan bahwa meskipun Iran tidak menginginkan perang dan mendambakan perdamaian serta stabilitas di kawasan, Iran tidak akan pernah ragu untuk memberikan tanggapan yang setimpal dan seimbang terhadap provokasi atau tindakan agresi apa pun terhadap rakyatnya dan tanah sucinya.