x

DPR Desak Evaluasi Sistem Perlintasan Kereta Pasca Insiden Kecelakaan di Bekasi

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Apr 2026 18:24 25 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi V DPR RI Abdul Hadi, menaruh perhatian penuh atas kecelakaan tragis yang melibatkan Taksi Listrik dengan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/4/2026) malam.

Menurutnya kecelakaan yang bermula dari terhentinya kendaraan di tengah perlintasan kereta api menjadi area titik paling rawan dalam sistem perkeretaapian nasional.

Terlebih berdasarkan data saat ini, ribuan perlintasan kereta yang tersebar di berbagai wilayah, sebagian belum dijaga secara optimal, sehingga berpotensi tinggi memicu kecelakaan berulang.

“Masuknya kendaraan ke jalur rel hingga menyebabkan penghentian KRL adalah persoalan serius. Ini menunjukkan pengamanan perlintasan yang masih lemah dan berisiko tinggi,” kata Hadi pada Selasa (28/4/2026).

Oleh karena itu, Hadi menekankan perlunya evaluasi menyeluruh, terutama pada infrastruktur dan pengamanan perlintasan sebidang serta dispilinnya penggunaan jalan untuk mematuhi peraturan.

“Harus ada evaluasi total, mulai dari infrastruktur, pengawasan, hingga disiplin pengguna jalan,” ujarnya.

Selain itu, Hadi juga mendorong penutupan perlintasan kereta yang berisiko tinggi dengan membangun jalan layang ataupun underpass di koridor padat, serta penegakan hukum melalui sistem tilang elektronik dan sanksi tegas bagi pelanggar.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penerapan teknologi keselamatan seperti Automatic Train Protection (ATP), guna memastikan kereta dapat berhenti otomatis saat terjadi potensi bahaya atau sinyal pelanggaran.

“Keselamatan tidak boleh bergantung pada satu faktor. Harus ada sistem berlapis yang kuat, mulai dari teknologi, infrastruktur, hingga disiplin pengguna,” tambahnya.

Lebih lanjut, kata Hadi, insiden kecelakaan ini menjadi catatan penting bagi Komisi V DPR di tengah evaluasi transportasi nasional yang sebelumnya menunjukkan tren perbaikan.

“Catatan bagi kita semua, meskipun Komisi V baru saja menyiarkan transportasi mudik Lebaran dengan hasil yang relatif baik, namun justru di saat tidak padat kita lengah dan kecolongan. Ini harus menjadi bahan introspeksi serius,” tegasnya.

Untuk itu, Komisi V DPR selanjutnya akan terus mengawal proses investigasi serta memastikan hasilnya ditindaklanjuti dengan langkah nyata demi memperkuat sistem keselamatan transportasi publik di Indonesia.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

12 hours ago
13 hours ago
22 hours ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago

LAINNYA
x
x