Kawasan Blok M Square. Foto: Repro/Istimewa TODAYNEWS.ID – Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta menyoroti pengelolaan parkir di kawasan Blok M Square, Jakarta Selatan, yang diduga dikelola secara tidak kooperatif.
Ketua Pansus Jupiter, menegaskan Blok M Square merupakan kawasan strategis dengan potensi pendapatan yang besar, sehingga pengelolaan parkir di kawasan tersebut harus akuntabel.
Ia mengungkapkan berdasarkan maraknya laporan dari masyarakat, adanya indikasi kebocoran terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dari parkir.
“Mulai dari legalitas, sistem pengelolaan, hingga potensi kebocoran pendapatan dan pajak parkir,” ujar Jupiter di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (27/4/2026).
Sebab itu, Jupiter mengimbau kepada pengelola gedung dan operator parkir agar menjaga komitmen mereka dalam melaksanakan tanggung jawab publik.
Pasalnya, PAD dari sektor parkir merupakan hak masyarakat. Oleh karena itu, harus masuk ke kas daerah secara optimal.
“Tidak boleh ada ruang bagi praktik yang tidak transparan atau merugikan masyarakat,” tegas Jupiter.
Bila terdapat pelanggaran, lanjut Jupiter, Pansus akan merekomendasikan langkah-langkah tegas. Salah satunya dengan merekomendasikan audit dan evaluasi terhadap pengelola gedung.
Bahkan Pansus tak akan segan untuk melaksanakan tender ulang secara terbuka dan transparan.
Langkah tersebut, kata Jupiter, untuk menjamin keadilan bagi warga Jakarta. mengubah tata kelola parkir yang terukur dan kompeten.
“Kami akan terus mengawali persoalan ini sampai tuntas,” tandas dia.
Nantinya lanjut dia, hasil rapat Pansus akan menjadi dasar rekomendasi kebijakan bersama dengan gubernur.