x

Trump Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran Tanpa Batas

waktu baca 2 menit
Rabu, 22 Apr 2026 10:00 25 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu guna memberi ruang kelanjutan perundingan damai.

Keputusan ini diambil menjelang berakhirnya masa gencatan sebelumnya dan menandai perubahan sikap Washington di tengah dinamika konflik yang masih berlangsung.

Langkah tersebut diumumkan Trump melalui media sosial pada Selasa (21/4/2026) waktu setempat. Ia menyebut keputusan itu diambil setelah adanya permintaan dari Pakistan yang berperan sebagai mediator.

“Saya telah menyetujui permintaan Pakistan ‘untuk menahan serangan kami terhadap negara Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat menyusun sebuah proposal yang terpadu,'” kata Trump mengutip CNBC, Rabu (22/4/2026).

Trump menjelaskan bahwa gencatan senjata yang telah berlangsung selama dua pekan akan terus diperpanjang. Perpanjangan ini berlaku hingga Iran menyerahkan proposal resmi dan pembicaraan mencapai kesepakatan.

Ia menyebut proses tersebut akan berlangsung “dengan satu atau lain cara.” Pernyataan ini menunjukkan komitmen AS untuk tetap membuka jalur diplomasi.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyambut baik keputusan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Trump atas kesediaannya memperpanjang gencatan senjata.

“Saya sangat berharap kedua belah pihak akan terus mematuhi gencatan senjata dan dapat menyimpulkan ‘Kesepakatan Perdamaian’ yang komprehensif selama putaran kedua pembicaraan yang dijadwalkan di Islamabad,” kata Sharif.

Keputusan ini menjadi perkembangan terbaru dalam konflik yang telah menimbulkan korban besar. Situasi tersebut juga berdampak pada stabilitas ekonomi global.

Langkah Trump dinilai sebagai perubahan sikap dari sebelumnya. Ia sempat melontarkan ancaman keras terhadap Iran, termasuk rencana menyerang infrastruktur sipil.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, António Guterres, sebelumnya menegaskan larangan serangan terhadap target sipil. Pernyataan itu merujuk pada hukum humaniter internasional.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Iran maupun Israel. Kedua negara masih menjadi bagian penting dalam dinamika konflik tersebut.

Trump juga menyinggung kondisi internal Iran sebagai salah satu pertimbangan. Ia menilai situasi politik di negara tersebut sedang tidak stabil.

“Pemerintah Iran sangat terpecah, seperti yang tidak mengejutkan,” ujarnya.

Meski gencatan senjata diperpanjang, AS tetap melanjutkan blokade laut terhadap Iran. Kebijakan ini sebelumnya menuai kecaman dari Teheran.

Blokade tersebut menjadi salah satu hambatan utama dalam perundingan. Isu ini sempat membuat kedua pihak ragu mengirim delegasi ke Islamabad.

Keputusan perpanjangan ini juga kontras dengan pernyataan Trump sebelumnya. Ia sempat menyebut militer AS “siap tempur sepenuhnya.”

Dalam wawancara dengan CNBC, Trump menegaskan posisi AS dalam negosiasi sangat kuat. Ia optimistis kesepakatan damai akan tercapai.

Ia bahkan menyebut Washington pada akhirnya akan mendapatkan “sebuah kesepakatan yang hebat.”

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

3 hours ago
7 hours ago
21 hours ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x