x

Piala Presiden 2025 Berakhir Gemilang, Kolaborasi Jadi Pilar Utama Kesuksesan

waktu baca 3 menit
Senin, 13 Apr 2026 06:42 27 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Kesuksesan Piala Presiden 2025 mendapat apresiasi luas dan disebut sebagai hasil kolaborasi lintas sektor yang solid. Panitia menegaskan keterlibatan sponsor, media, hingga auditor independen menjadi fondasi utama dalam menciptakan turnamen yang transparan dan profesional.

Ketua Steering Committee Maruarar Sirait menegaskan keberhasilan tersebut bukan hasil kerja individu. Ia menilai kekuatan utama turnamen terletak pada sinergi seluruh pihak yang terlibat.

“Tidak ada superman, yang ada adalah superteam. Ini keberhasilan bersama dari seluruh panitia dan ekosistem yang terlibat,” ujar Maruarar dalam penutupan turnamen di SCTV Tower, Jakarta, Minggu (12/4/2026).

Ia juga mengapresiasi Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, atas kepercayaan dalam pengelolaan turnamen. Dukungan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam kelancaran penyelenggaraan.

Selain itu, Maruarar menyoroti peran penyiar dan media dalam memperluas jangkauan turnamen. Profesionalisme media dinilai berkontribusi besar dalam membangun antusiasme publik terhadap sepak bola nasional.

Panitia juga melibatkan PwC Indonesia sebagai auditor independen. Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan.

“Kita tidak bisa menilai diri sendiri. Harus ada auditor terpercaya agar setiap kekurangan bisa diperbaiki ke depannya,” jelasnya.

Dukungan sponsor turut mendapat perhatian khusus. Maruarar mengapresiasi kontribusi Astra, Indofood, hingga Gojek dalam menyukseskan turnamen.

Ia menegaskan bahwa kepercayaan menjadi fondasi penting dalam industri olahraga. Hubungan jangka panjang dengan mitra harus dijaga melalui profesionalisme.

“Kepercayaan itu sangat sulit didapat, tetapi sangat mudah hilang. Karena itu harus terus dijaga dan dirawat,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan kepada insan media dari berbagai kategori. Penghargaan mencakup media televisi, online, cetak, fotografi, hingga media sosial.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir turut mengapresiasi dedikasi media. Ia menilai kehadiran jurnalis, bahkan pada malam hari, menjadi bukti kecintaan terhadap sepak bola Indonesia.

“Saya mau mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang hari Minggu malam masih mau meliput karena kecintaannya terhadap sepak bola,” ujar Erick.

Ia juga menilai peran media sangat maksimal dalam mengawal pemberitaan sepak bola nasional. Dukungan tersebut dinilai berkontribusi dalam memperluas eksposur turnamen.

“Jadi terima kasih, dan juga dukungan media selama ini untuk liputan sepak bola sangat maksimal,” tambahnya.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Maruarar Sirait dan disaksikan Erick Thohir. Momen tersebut menjadi simbol apresiasi terhadap kontribusi seluruh pihak dalam turnamen.

Panitia menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam membangun antusiasme publik. Melalui pemberitaan dan dokumentasi, media turut memperkuat ekosistem sepak bola nasional.

“Media memiliki peran penting dalam membangun antusiasme publik terhadap sepak bola. Apresiasi ini adalah bentuk terima kasih kami atas kontribusi luar biasa mereka,” ujar Maruarar.

Setiap kategori penghargaan diberikan dengan nominal yang sama. Juara pertama memperoleh Rp20 juta, peringkat kedua Rp15 juta, dan peringkat ketiga Rp12 juta, serta dua penghargaan terbaik masing-masing Rp10 juta.

Pada kategori media televisi, Berita Satu melalui Gilang Rachmat Riyadi keluar sebagai juara. Sementara Metro TV dan Indosiar masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.

Di kategori media online, Debbie Sutrisno dari IDN Times meraih juara pertama. Posisi berikutnya ditempati Saiful Bahri dari Rakyat Merdeka Online dan Muhammad Adi Yaksa dari Bola.com.

Kategori fotografi dimenangkan Chairil Indra dari celebesimages.id. Sementara Irfan Al-Faritsi dan Helmi Fitriyansyah menempati posisi kedua dan ketiga.

Pada kategori media sosial, Firas Naufal Priantama dari kanal YouTube Skor Indonesia menjadi juara. Disusul Pradipta Rama dan Bandung Football di posisi berikutnya.

Untuk media cetak, Khoerun Nadif dari Media Indonesia keluar sebagai juara. Peringkat kedua dan ketiga masing-masing diraih Gingin Mugin dari Inilah Koran dan Ferry Prakosa dari Radar Bandung.

Penyerahan penghargaan ini menjadi penutup rangkaian Piala Presiden 2025 yang dinilai sukses besar. Kolaborasi dan peran media pun ditegaskan sebagai kunci utama keberhasilan turnamen tersebut.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
3 days ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x