x

Iran Tegaskan Tak Pernah Minta Gencatan Senjata dalam Konflik dengan AS dan Israel

waktu baca 2 menit
Senin, 16 Mar 2026 22:44 23 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Pemerintah Iran menegaskan tidak pernah meminta gencatan senjata di tengah konflik militer yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

Araghchi menyampaikan pernyataan itu dalam konferensi pers di Teheran pada Senin (16/3/2026). Ia menegaskan bahwa pemerintah Iran tidak pernah mengirimkan pesan ataupun permintaan resmi untuk menghentikan perang.

Menurut Araghchi, Iran tetap menjalankan perlawanan terhadap apa yang disebutnya sebagai agresi militer dari Amerika Serikat dan Israel. Ia menyebut sikap tersebut sebagai bentuk pertahanan yang sah.

“Kami tidak pernah meminta gencatan senjata. Namun perang ini harus berakhir dengan cara yang membuat musuh tidak lagi berpikir untuk menyerang,” ujar Araghchi seperti dilansir Tasnim News Agency.

Ia menilai konflik yang telah berlangsung lebih dari dua pekan menunjukkan kemampuan militer Iran. Menurutnya, pihak lawan mulai menyadari kekuatan yang dimiliki Teheran.

Araghchi menegaskan Iran tidak akan ragu mempertahankan diri. Ia mengatakan operasi militer akan terus dilakukan selama masih dianggap diperlukan.

Ketegangan di kawasan meningkat sejak serangan militer besar yang dilaporkan terjadi pada 28 Februari. Serangan tersebut disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Konflik memanas setelah tewasnya pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei. Dalam peristiwa tersebut, sejumlah komandan militer dan warga sipil juga dilaporkan menjadi korban.

Dalam pernyataannya, Araghchi turut menyinggung situasi di Selat Hormuz. Jalur tersebut merupakan rute pelayaran penting bagi perdagangan energi dunia.

Ia menyatakan selat itu tetap terbuka menurut pandangan Iran. Namun, Araghchi menyebut jalur tersebut tertutup bagi Amerika Serikat, Israel, dan sekutu mereka.

Araghchi juga menuduh kedua negara yang memerangi Iran kini meminta bantuan pihak lain. Bantuan tersebut disebut berkaitan dengan upaya menjaga keamanan jalur pelayaran di kawasan.

Menurutnya, langkah itu menunjukkan tekanan yang dihadapi pihak lawan setelah konflik berlangsung lebih dari dua minggu. Ia menilai situasi tersebut mencerminkan dampak dari perlawanan Iran.

Sejak pecahnya perang, militer Iran dilaporkan melancarkan sejumlah serangan balasan. Operasi tersebut menggunakan rudal dan drone terhadap berbagai target.

Serangan balasan itu diklaim menargetkan posisi militer Amerika dan Israel. Beberapa target juga disebut berada di pangkalan militer regional yang terkait dengan kedua negara tersebut.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

6 hours ago
17 hours ago
2 days ago
3 days ago
4 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x