Caption: Presiden FIFA Gianni Infantino dan Ketum PSSI Erick Thohir saat penandatanganan Host Country Agreement (HCA). (Dok. PSSI) TODAYNEWS.ID — Presiden FIFA, Gianni Infantino, kembali menyoroti perkembangan sepak bola Indonesia melalui unggahan di media sosial. Ia secara khusus membahas pembangunan Pusat Pelatihan Nasional milik Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di kawasan Ibu Kota Nusantara.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Infantino menyebut proyek National Training Centre tersebut sebagai pencapaian penting. Ia menilai proyek itu menjadi hasil kolaborasi antara FIFA dan PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir.
Infantino menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan contoh nyata implementasi program FIFA Forward. Program tersebut selama satu dekade terakhir meningkatkan dukungan pendanaan bagi asosiasi anggota FIFA di berbagai negara.
Menurut Infantino, Indonesia menjadi salah satu negara yang mendapatkan manfaat besar dari program tersebut. Ia menilai perkembangan sepak bola di Tanah Air menunjukkan dampak nyata dari dukungan tersebut.
“Indonesia, negara pecinta sepak bola, telah menjadi penerima manfaat luar biasa dari program ini,” tulis Infantino dalam unggahannya, Kamis (12/3/2026).
Infantino juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah memberikan penghargaan khusus kepada Erick Thohir terkait pembangunan fasilitas tersebut. Penghargaan itu diberikan dalam forum FIFA Executive Football Summit yang digelar di Miami tahun lalu.
Dalam kesempatan itu, Erick Thohir menerima Penghargaan Emas FIFA Forward pertama di kawasan Asia. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan pembangunan pusat pelatihan nasional PSSI.
Infantino menilai kemajuan sepak bola Indonesia tidak hanya terlihat dari pembangunan infrastruktur. Ia juga menyoroti perkembangan prestasi tim nasional Indonesia di tingkat internasional.
Salah satu yang disinggung adalah kemenangan pertama Indonesia di ajang dunia FIFA. Hal itu terjadi saat Indonesia tampil di FIFA U‑17 World Cup.
“Didukung FIFA dan di bawah bimbingan visioner Erick Thohir, Indonesia membuat kemajuan yang luar biasa,” tulis Infantino. Ia menilai perkembangan tersebut menjadi tanda bahwa sistem pembinaan mulai menunjukkan hasil.
Infantino juga menyampaikan keyakinannya terhadap peran fasilitas baru tersebut bagi masa depan sepak bola Indonesia. Menurutnya, pusat pelatihan modern itu akan menjadi tempat pembinaan generasi baru pemain tim nasional.
Pusat Pelatihan Nasional PSSI dibangun di kawasan strategis IKN dengan konsep kompleks sepak bola terpadu berstandar internasional. Fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung pengembangan sepak bola nasional secara menyeluruh.
Kompleks ini dilengkapi berbagai sarana, termasuk beberapa lapangan latihan berstandar FIFA dengan rumput natural dan hybrid. Selain itu terdapat stadion mini yang digunakan untuk pertandingan uji coba maupun latihan resmi.
Fasilitas lainnya mencakup pusat sports science dengan laboratorium performa atlet, high performance gym, serta pusat rehabilitasi cedera. Area rehabilitasi itu dilengkapi fasilitas hydrotherapy dan cryotherapy untuk mendukung pemulihan pemain.
Selain fasilitas latihan, kompleks tersebut juga memiliki asrama bagi pemain dan ofisial tim nasional. Tersedia pula ruang analisis pertandingan yang memanfaatkan teknologi data untuk mendukung evaluasi performa tim.
Seluruh fasilitas itu dirancang untuk mendukung pembinaan jangka panjang tim nasional Indonesia. Program tersebut mencakup pengembangan pemain mulai dari kelompok usia muda hingga level senior.
Infantino menutup pesannya dengan optimisme terhadap masa depan sepak bola Indonesia. Ia yakin fasilitas modern tersebut akan membantu Indonesia meraih lebih banyak prestasi di tingkat dunia.
“Saya yakin fasilitas mutakhir ini akan terus membina para pemain tim nasional masa depan dan membantu Indonesia meraih lebih banyak kesuksesan global,” tulisnya.