x

Ketegangan Memuncak di Pakistan Usai Penembakan Demonstran di Konsulat AS Karachi

waktu baca 2 menit
Selasa, 3 Mar 2026 21:19 25 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Ketegangan meningkat di Pakistan setelah insiden penembakan oleh Marinir Amerika Serikat terhadap demonstran yang menyerbu konsulat AS di Karachi akhir pekan lalu.

Dikutip dari Reuters, Selasa (3/3/2026), dua pejabat AS menyatakan penggunaan kekuatan di lokasi diplomatik seperti ini jarang terjadi dan berpotensi memperburuk situasi. Insiden berlangsung di tengah gelombang protes besar atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Pada Minggu (1/3/2026), sepuluh orang dilaporkan tewas setelah pengunjuk rasa menerobos dinding luar kompleks konsulat menyusul kabar kematian Khamenei. Namun, hingga kini belum jelas apakah tembakan Marinir AS mengenai atau menewaskan seseorang.

Pejabat AS yang enggan disebutkan namanya menyatakan mereka juga belum mengetahui apakah ada tembakan dari pihak lain yang bertugas melindungi misi diplomatik tersebut, termasuk petugas keamanan swasta dan polisi lokal.

Juru bicara pemerintah provinsi Sindh, Sukhdev Assardas Hemnani, mengatakan “personel keamanan” telah membuka tembakan, tetapi tidak merinci afiliasi mereka. Hal ini menambah kebingungan mengenai siapa yang bertanggung jawab atas korban jiwa.

Dalam banyak insiden di misi diplomatik AS, pengamanan sehari-hari biasanya dilakukan oleh kontraktor swasta dan aparat lokal. Keterlibatan langsung Marinir menunjukkan tingkat ancaman yang dinilai serius oleh pihak konsulat.

Pakistan merupakan negara dengan komunitas Syiah terbesar kedua di dunia setelah Iran. Situasi semakin memanas ketika pemerintah Pakistan melarang pengumpulan massa secara nasional setelah protes meluas, dengan 26 orang dilaporkan tewas di berbagai wilayah.

Para demonstran di luar konsulat meneriakkan slogan “Matilah Amerika! Matilah Israel!” saat bentrokan terjadi. Reuters juga melaporkan terdengar suara tembakan dan penggunaan gas air mata di sekitar lokasi.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan setidaknya satu pengunjuk rasa menembakkan senjata ke arah konsulat. Beberapa demonstran terlihat terluka dan berusaha menyelamatkan diri ketika tembakan berlangsung.

Seorang pejabat kepolisian Karachi menyebut tembakan berasal dari dalam area konsulat. Marinir AS merujuk pertanyaan kepada militer AS, yang kemudian mengarahkannya ke Departemen Luar Negeri.

Hingga saat ini, Departemen Luar Negeri AS belum memberikan komentar resmi terkait insiden tersebut.

Di tengah larangan berkumpul secara publik, para pemimpin komunitas Syiah menyerukan protes lanjutan di Lahore dan Karachi.

Di sekitar konsulat AS di Karachi, aparat keamanan memperketat penjagaan dengan pemblokiran jalan dan peningkatan kehadiran polisi. Langkah serupa juga diterapkan di misi AS lainnya di Islamabad dan Lahore.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 hours ago
6 hours ago
10 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x