x

Pemerintah Imbau Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan akibat Situasi Timur Tengah

waktu baca 2 menit
Minggu, 1 Mar 2026 18:10 29 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Pemerintah terus mencermati perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang dinilai semakin dinamis dan tidak menentu. Eskalasi terbaru terjadi setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Ketegangan geopolitik tersebut memicu kekhawatiran terhadap keselamatan warga negara Indonesia di kawasan itu. Pemerintah juga menyerukan agar gencatan senjata segera dilakukan.

Dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan perlindungan jemaah, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengeluarkan imbauan resmi. Ia meminta jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda perjalanan.

Menurut Dahnil, langkah tersebut merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah. Ia menegaskan prioritas utama adalah keamanan warga negara.

“Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar Dahnil dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

Selain itu, pemerintah juga meminta jemaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi tetap tenang. Keluarga di Tanah Air juga diimbau untuk tidak panik menyikapi situasi.

Kementerian Haji dan Umrah RI bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia terus berkoordinasi dengan berbagai pihak. Koordinasi dilakukan dengan otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi, maskapai, dan PPIU agar jemaah yang tertunda kepulangannya dapat ditampung di hotel maupun tempat-tempat lain yang aman dan layak,” lanjutnya.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Seluruh pihak diminta merujuk pada sumber resmi pemerintah agar tidak terjadi kesimpangsiuran.

Terkait penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, pemerintah memastikan belum ada dampak terhadap persiapan. Seluruh tahapan perencanaan dan koordinasi disebut tetap berjalan sesuai jadwal.

Pemerintah berharap situasi keamanan di Timur Tengah segera membaik. Pemerintah menyatakan akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan.

“Kami berharap kondisi segera normal dan semua pihak dapat menahan diri. Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan demi keselamatan serta kenyamanan jemaah,” jelasnya.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

3 hours ago
11 hours ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x