x

Hadapi Lonjakan Mudik, Kemenhub dan Pemprov Jatim Perkuat Transportasi di Jawa Timur

waktu baca 3 menit
Jumat, 20 Feb 2026 23:01 25 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan koordinasi kesiapan penyelenggaraan transportasi Angkutan Lebaran 2026 di Provinsi Jawa Timur bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (20/2). Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh moda dan infrastruktur transportasi siap menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.

Menhub menilai pertemuan tersebut sangat strategis karena Jawa Timur merupakan salah satu simpul utama pergerakan nasional. Selain menjadi daerah asal dan tujuan pemudik, wilayah ini juga berperan sebagai penghubung penting koridor Jawa-Bali serta kawasan timur Pulau Jawa.

“Oleh karena itu, sinergi dan koordinasi yang kuat antara Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi kunci dalam memastikan layanan transportasi yang aman, selamat, tertib, dan lancar bagi masyarakat selama masa mudik dan arus balik pada Angkutan Lebaran 2026,” ujar Menhub Dudy.

Berdasarkan hasil survei nasional, pergerakan masyarakat selama Angkutan Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 50,60 persen dari total penduduk atau sekitar 143,91 juta orang. Jawa Timur tercatat sebagai provinsi asal pemudik terbesar ketiga dengan 17,12 juta orang, sekaligus menjadi tujuan mudik favorit kedua dengan 27,29 juta orang. Sementara itu, Kota Surabaya diproyeksikan menjadi salah satu tujuan utama dengan pergerakan sekitar 732 ribu orang.

Untuk mengantisipasi tingginya mobilitas tersebut, Kementerian Perhubungan menyiapkan strategi pelayanan terpadu antarmoda. Upaya ini dilakukan melalui penguatan kapasitas angkutan massal, optimalisasi jadwal operasional, serta distribusi penumpang berbasis simpul transportasi agar perpindahan antar moda berjalan lancar tanpa penumpukan di terminal, stasiun, pelabuhan, maupun bandara.

“Kemenhub juga memastikan ketersediaan dan kesiapan sarana dan prasarana transportasi pendukung Angkutan Lebaran 2026, serta sejumlah langkah antisipatif lainnya. Di antaranya, penyediaan lokasi delaying system di Kawasan Pelabuhan Ketapang, penyiapan UPPKB sebagai rest area, Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengaturan Angkutan Lebaran 2026 bersama POLRI, serta Program Mudik Gratis,” jelas Menhub.

Dalam aspek kesiapan sarana, transportasi darat disiapkan sebanyak 31 ribu unit bus dengan kapasitas 1,25 juta penumpang. Sementara itu, transportasi laut menyiapkan 829 kapal dengan kapasitas 3,26 juta penumpang serta dukungan 636 pelabuhan.

Untuk moda kereta api, tersedia 3.821 unit sarana dengan dukungan 668 stasiun. Adapun transportasi udara disiapkan 392 pesawat dan 257 bandar udara. Sementara pada transportasi penyeberangan, tersedia 255 kapal dengan kapasitas 6,15 juta penumpang dan 770 ribu kendaraan melalui 15 lintasan.

Aspek keselamatan juga menjadi perhatian utama melalui pelaksanaan ramp check terhadap bus AKDP dan pariwisata di 29 terminal tipe B serta pool kendaraan di seluruh Jawa Timur. Pemeriksaan ini berlangsung mulai 2 Februari hingga 25 Maret 2026 guna memastikan seluruh kendaraan memenuhi standar teknis dan laik jalan.

Selain itu, pengawasan intensif dilakukan di titik-titik rawan seperti perlintasan sebidang kereta api, jalur arteri padat, serta akses menuju pelabuhan penyeberangan. Posko pemantauan lalu lintas harian juga disiapkan untuk memonitor kondisi secara real time dan mempercepat penanganan gangguan operasional.

“Kami meyakini, dengan koordinasi yang solid, respons yang cepat, serta dukungan penuh dari Pemprov Jawa Timur beserta seluruh pemangku kepentingan, kita dapat mengelola potensi pergerakan masyarakat yang besar secara lebih terukur dan terkendali. Semoga seluruh langkah antisipatif ini dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan lancar bagi saudara-saudara kita yang akan melaksanakan mudik dan arus balik pada Angkutan Lebaran 2026,” kata Menhub Dudy.

Turut hadir dalam rapat tersebut antara lain Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto, Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin, serta jajaran pejabat Kementerian Perhubungan, BUMN, dan asosiasi transportasi di Jawa Timur.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

7 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x