Gubernur Jateng usai meluncurkan badan amal kristiani. Foto: Humas Pemprov Jateng/todaynews.id TODAYNEWS.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan aplikasi digital “Si Dia Baik” Badan Amal Kasih Kristiani (Bakkris) Provinsi Jawa Tengah. Inovasi tersebut diluncurkan untuk mewujudkan pengelolaan aksi sosial yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Peluncuran dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, dan Sekda Jateng Sumarno, pada acara puncak perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang.
Berdasarkan laporan panitia penyelenggara, dana amal yang terkumpul di Bakkris Provinsi Jateng sudah mencapai sekitar Rp590 juta.
Dana yang terkumpul tersebut disalurkan untuk berbagai kegiatan sosial dan pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Di antaranya bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan kepada warga terdampak bencana, dan lainnya.
“Inilah bentuk suatu kepedulian, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi untuk masyarakat lain. Oleh karena itu, sekali lagi saya atas nama gubernur mengucapkan terima kasih,” kata Ahmad Luthfi saat memberikan sambutan pada acara tersebut.
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin menambahkan, beberapa bulan yang lalu paguyuban umat Kristiani menemuinya untuk bicara bagaimana dapat mengumpulkan sebagian harta umat Kristiani yang ada di Jawa Tengah.
“Maka kemarin kawan-kawan umat Kristiani sepakat untuk membikin sebuah aplikasi tersendiri. Hari ini kita luncurkan aplikasi tersebut untuk melayani kawan-kawan ASN yang Kristiani di Pemprov. Ini untuk menyalurkan sebagian hartanya untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah, khususnya yang Kristiani,” katanya.
Ia berharap, langkah yang dilakukan oleh umat Kristiani tersebut juga dilakukan oleh umat agama lain. Tujuannya tentu untuk membantu kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Saling empati, bahwa kita harus sejahtera bersama. Itu yang harus kita upayakan,” jelasnya.
Ketua Panitia acara peluncuran aplikasi “Si Dia Baik” dari Bakkris, Hanung Triyono mengatakan, aplikasi atau sistem digitalisasi Badan Amal Umat Kristiani ini adalah bukti dari akuntabilitas. Serta bentuk kepedulian dari ASN Pemprov Jateng di luar kegiatan persepuluhan yang sudah dilakukan oleh umat Kristen.
“Meskipun ini amal, tetapi harus kita lakukan dengan cermat, sehingga dana yang ada bisa kita optimalkan untuk masyarakat Jawa Tengah. Khususnya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Hanung.