x

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, ASI Soroti Pentingnya Efektivitas dan Dampak Kebijakan

Laporan: Dhanis

waktu baca 2 menit
Selasa, 20 Okt 2026 22:06 4

TODAYNEWS.ID – Arus Survei Indonesia (ASI) menilai kinerja pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka selama dua tahun terakhir menunjukkan capaian positif dari sisi output. Namun, pemerintah dinilai masih perlu meningkatkan outcome atau manfaat nyata kebijakan bagi masyarakat.

Direktur Eksekutif ASI Ali Rif’an mengatakan, evaluasi kinerja pemerintah tidak cukup hanya mengukur jumlah program yang diluncurkan maupun tingkat pelaksanaannya. Pemerintah juga perlu memastikan program tersebut benar-benar memberikan perubahan bagi kehidupan masyarakat.

Hal itu disampaikan Ali dalam diskusi bertajuk “Diskusi & Refleksi: Capaian dan Tantangan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran” yang digelar ASI di Hotel Alia Cikini, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

“Dalam kajian yang dilakukan ASI, ketika kita melihat dari sisi kebijakan publik itu ada tiga variabel, yaitu output, outcome, dan impact. Beberapa kebijakan yang dilakukan pemerintahan Prabowo ini output-nya sudah bagus dan terlihat, akan tetapi outcome perlu ditingkatkan,” kata Ali.

Ali menjelaskan, output merupakan hasil langsung dari pelaksanaan kebijakan, seperti program yang terlaksana, layanan yang tersedia, hingga fasilitas yang berhasil dibangun.

Sementara itu, outcome berkaitan dengan manfaat atau perubahan yang dirasakan masyarakat setelah program dijalankan. Adapun impact merupakan dampak jangka panjang dari kebijakan tersebut.

Menurut dia, capaian dari sisi pelaksanaan program belum tentu menunjukkan bahwa persoalan yang menjadi sasaran kebijakan telah terselesaikan.

Sebagai contoh, pembangunan sekolah menjadi salah satu output kebijakan pendidikan. Namun, keberhasilannya juga harus diukur dari pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas pembelajaran, hingga kemampuan siswa.

Dengan demikian, pemerintah perlu memastikan program yang telah dijalankan mampu menghasilkan manfaat yang sesuai dengan tujuan kebijakan.

Upaya tersebut, lanjutnya, dapat dilakukan melalui peningkatan kualitas pelaksanaan program, penguatan koordinasi antar lembaga, serta memastikan kebijakan tepat sasaran. Evaluasi berbasis data juga diperlukan untuk mengetahui efektivitas program dan menentukan perbaikan yang dibutuhkan.

Diskusi tersebut turut menghadirkan Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS Arya Fernandes, Pemimpin Redaksi BeritaSatu Syukri Rahmatullah, serta Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro.

Evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran ini menjadi momentum untuk melihat capaian sekaligus pekerjaan rumah pemerintah. Keberhasilan kebijakan, dalam hal ini, tidak hanya diukur dari program yang terlaksana, tetapi juga dari dampak dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

LAINNYA