x

Timnas Basket U18 Putri Bidik Revans atas India di FIBA Asia Cup Division

waktu baca 2 menit
Minggu, 19 Jul 2026 08:14 70 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Timnas Basket U18 Putri Indonesia kembali bertemu India pada perebutan peringkat ketiga FIBA U18 Women’s Asia Cup 2026 Division B. Pertandingan akan digelar di Nimibutr Stadium, Bangkok, Minggu (19/7/2026), pukul 16.00 WIB.

Laga ini menjadi kesempatan Indonesia membalas kekalahan dari India di fase grup. Pada pertemuan 15 Juli 2026, Indonesia harus mengakui keunggulan India dengan skor 46-79.

Pelatih Timnas Basket U18 Putri, Fredy, memastikan anak asuhnya siap bangkit menghadapi duel penentuan tersebut. Ia menegaskan tim ingin menutup turnamen dengan hasil terbaik.

“Yakin tentunya, karena dari awal datang ke Thailand saya sampaikan ke anak-anak kalau kita akan ‘finish strong’ di turnamen ini,” kata Fredy dalam keterangannya, dikutip Minggu (19/7/2026).

Menurut Fredy, tim pelatih telah mempelajari penyebab kekalahan saat menghadapi India. Evaluasi juga dilakukan berdasarkan penampilan tim sepanjang turnamen hingga lolos ke semifinal.

Ia meminta para pemain meningkatkan tekanan terhadap pembawa bola lawan. Selain itu, Indonesia harus lebih disiplin saat melakukan box out untuk mengamankan rebound.

“Anak-anak harus pressure bola dan fokus box out rebound supaya mereka tidak mudah untuk passing di dekat area ring,” ujar Fredy.

Tim pelatih juga menyiapkan skema khusus untuk memperlancar aliran bola saat menyerang. Strategi itu diharapkan membantu Indonesia menemukan ritme permainan sejak awal laga.

“Kami juga mempersiapkan pembawa bola dan skenario yang akan membantu pembawa bola agar kita dapat menemukan ritme bermain,” ucapnya.

Fredy menambahkan fokus tim saat ini adalah memulihkan semangat para pemain setelah gagal melaju ke final. Ia menegaskan perjuangan Indonesia di turnamen belum berakhir.

“Pastinya kita semua staff akan berusaha untuk mengembalikan semangat dan fokus anak-anak karena turnamen ini belum selesai,” tegas Fredy.

Indonesia melaju ke perebutan tempat ketiga setelah kalah dari Lebanon pada semifinal, Sabtu (18/7/2026). Joanne Giovanni dan kawan-kawan menyerah dengan skor 54-77.

Pada pertandingan tersebut, Indonesia sempat memberikan perlawanan sejak awal. Namun Lebanon mampu memanfaatkan keunggulan postur pemain untuk mengambil alih kendali pertandingan hingga menang di setiap kuarter setelah kuarter pertama.

I Gusti Krisabella menjadi penyumbang angka terbanyak bagi Indonesia dengan 15 poin, empat rebound, dan satu assist. Sementara dari kubu Lebanon, Gloria Kamar tampil sebagai pencetak poin terbanyak dengan 18 poin, empat rebound, dan satu assist.

Usai laga semifinal, Fredy mengakui tekanan tinggi dan keunggulan ukuran tubuh pemain Lebanon menjadi kendala utama timnya. Evaluasi itu diharapkan menjadi bekal penting saat Indonesia kembali menghadapi India dalam perebutan medali perunggu.

“Lebanon konsisten memberikan tekanan kepada pembawa bola kita yang berakibat kita sulit mengembangkan permainan. Mereka berhasil memanfaatkan size mereka untuk terus menekan,” tutur Fredy.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

9 hours ago
13 hours ago
2 days ago
4 days ago
5 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor