x

Soal Rencana Impor Mobil Pikap, DPR: Kita Sedang Beri Jajan ke Rakyat Negara Lain?

waktu baca 2 menit
Kamis, 26 Feb 2026 16:00 115 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi VI DPR RI Rachmat Gobel, meresponn rencana pemerintah yang ingin mengimpor 105 ribu unit pikap dan truk dari India untuk keperluan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih atau KDMP dengan nilai mencapai Rp 24,66 triliun.

Gobel menilai langkah impor tersebut telah melanggar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang di mana anggaran untuk impor tersebut digunakan melalui dana BUMN.

“Rencana impor mobil secara besar-besaran ini dengan menggunakan dana BUMN sama sekali tak mendukung Asta Cita, bahkan melanggar Asta Cita, karena menghamburkan dana negara untuk membiayai tenaga kerja asing dan industri negara lain,” tegas Gobel, mengutip Kamis (26/2/2026).

Gobel menegaskan nilai impor yang mencapai puluhan triliun itu sama halnya negara sedang mengkhianati rakyat sendiri.

“Kita sedang membiayai rakyat sendiri atau kita sedang memberikan jajan ke rakyat negara lain?” tegasnya.

Padahal kata Gobel, ketimbang memaksakan impor, pemerintah seharusnya dapat memberikan kesempatan kepada PT Pindad yang telah mampu memproduksi mobil sendiri.

“Pengadaan mobil untuk KDMP ini mestinya menjadi momentum bagi Pindad untuk membuktikan kemampuannya,” katanya.

Lebih lanjut, Gobel juga mengingatkan bahwa, program Presiden yang sangat bagus tentang KDMP ini jangan sampai dijadikan proyek untuk mencari keuntungan.

“KDMP itu program, bukan proyek. Jadi harus dijalankan sesuai visi-misi Bapak Presiden. Kita harus sama-sama menjaga visi-misi Presiden,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

14 hours ago
16 hours ago
20 hours ago
22 hours ago
22 hours ago
2 days ago

LAINNYA
x
x