x

Harga Beras Naik, DPR Minta Kemendag Turun Tangan

waktu baca 2 menit
Jumat, 4 Sep 2026 15:25 55 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi VI DPR RI Imas Aan Ubudiyah, meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengambil langkah konkret untuk mengendalikan harga beras di pasaran. Kenaikan harga beras dinilai perlu segera diantisipasi karena menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat.

Imas menyoroti kenaikan harga beras di sejumlah wilayah di tengah stok beras pemerintah yang diperkirakan mencapai sekitar 5,1 juta ton. Menurutnya, stok tersebut seharusnya dapat menjadi instrumen untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras.

“Kami menerima informasi di masyarakat terkait naiknya harga beras. Kenaikan harga beras ini tentunya berdampak langsung kepada masyarakat. Beras merupakan bahan pangan pokok masyarakat Indonesia. Ketika harga beras naik, masyarakat harus mengeluarkan uang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” ujar Imas Aan di Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Menurut Imas, persoalan harga beras tidak hanya berkaitan dengan perdagangan. Pemerintah juga harus memperhatikan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar.

Dia mengatakan kenaikan harga beras dapat menggerus daya beli, terutama masyarakat berpendapatan terbatas yang sebagian besar penghasilannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok.

“Bagi masyarakat yang pendapatannya terbatas, kenaikan harga beras sekecil apa pun akan terasa. Ketika uang yang dikeluarkan untuk membeli beras bertambah, ruang untuk memenuhi kebutuhan lainnya menjadi semakin sempit,” katanya.

Legislator dari Fraksi PKB itu meminta pemerintah memastikan rantai pasok beras berjalan dengan baik, mulai dari produsen, penggilingan, distribusi, pedagang grosir hingga pengecer.

Menurutnya, pemerintah perlu mengantisipasi kondisi ketika stok beras secara nasional terlihat mencukupi, tetapi pasokan yang tersedia di pasar justru terbatas.

“Kalau stok beras pemerintah mencapai 5,1 juta ton, tetapi harga beras di masyarakat tetap tinggi, tentu harus dicari tahu persoalannya. Apakah ada masalah dalam distribusi, biaya logistik, tersingkirnya stok, margin perdagangan, atau faktor lainnya? Ini harus segera diinvestigasi oleh Kemendag bersama kementerian dan lembaga terkait,” tegasnya.

Harga Beras Naik pada Agustus 2026

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata harga beras di tingkat penggilingan, grosir, dan eceran melanjutkan tren kenaikan secara bulanan maupun tahunan pada Agustus 2026. Data tersebut merupakan rata-rata harga berbagai jenis dan kualitas beras di seluruh wilayah Indonesia.

Rata-rata harga beras di tingkat penggilingan pada Agustus 2026 naik 1,32% secara bulanan (month to month/MtM) dan 5,52% secara tahunan (year on year/YoY).

Kenaikan tersebut lebih tinggi dibandingkan Juli 2026 yang tercatat sebesar 0,94% secara bulanan dan 5,11% secara tahunan.

Imas menilai tren kenaikan harga tersebut harus menjadi alarm bagi pemerintah untuk memperkuat pengawasan terhadap perdagangan dan distribusi beras.

“Pemerintah harus mampu mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kenaikan harga sehingga kebijakan yang diambil tidak hanya bersifat jangka pendek,” ujarnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

6 hours ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago
5 days ago
6 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor