x

Prabowo: Banyak Negara Minta Bantuan Pupuk ke Indonesia

waktu baca 2 menit
Rabu, 20 Mei 2026 17:51 17 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan sejumlah negara mulai meminta bantuan pupuk kepada Indonesia seiring meningkatnya produksi pangan dan pupuk nasional.

“Saya ke luar negeri sebagai Presiden Indonesia sangat dihormati sekarang. Banyak negara minta bantuan ke kita,” kata Prabowo saat menyampaikan pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu. Menurutnya, posisi Indonesia kini semakin diperhitungkan di tingkat internasional.

Prabowo menyebut beberapa negara seperti Australia, India, Brasil, hingga Filipina meminta bantuan pupuk dari Indonesia karena kapasitas produksi pupuk nasional dinilai memadai.

Menurut Presiden, kondisi tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia kini memiliki kemampuan untuk membantu negara lain, termasuk negara-negara dengan perekonomian yang lebih maju.

Meski demikian, Prabowo menegaskan capaian tersebut tidak boleh membuat Indonesia cepat berpuas diri. Sebaliknya, hal itu harus menjadi motivasi untuk terus membenahi berbagai kekurangan, hambatan, dan tantangan yang masih dihadapi.

“Memang masih ada banyak kekurangan dan saya orang yang selalu mengajak ayo kita berani menghadapi kekurangan kita, kita berani menghadapi kesulitan, kita berani menghadapi tantangan. Kita harus bisa atasi penyelewengan di ekonomi kita. Kalau demikian, kita akan tumbuh luar biasa,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya memberantas berbagai bentuk penyelewengan di sektor ekonomi agar pertumbuhan nasional dapat berlangsung lebih optimal.

Prabowo mengatakan pemerintah telah melakukan langkah antisipasi terhadap potensi krisis global dengan belajar dari pengalaman pandemi COVID-19 serta gejolak pangan dunia yang pernah terjadi.

Menurut dia, sejumlah negara eksportir pangan sempat menghentikan ekspor saat dunia menghadapi krisis, termasuk ketika perang di Ukraina pecah dan saat pandemi COVID-19 melanda.

Karena itu, pemerintah menjadikan pengamanan pangan nasional dan swasembada pangan sebagai salah satu program prioritas utama.

Prabowo mengungkapkan produksi pangan nasional saat ini mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Sementara itu, cadangan beras nasional telah melampaui 5,3 juta ton sehingga pemerintah bahkan harus menyewa gudang tambahan untuk penyimpanan.

Selain itu, pemerintah juga disebut telah mengamankan produksi pupuk nasional sekaligus menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen, yang disebut sebagai pertama kalinya dalam sejarah Indonesia.

Prabowo mengatakan para petani kini sudah bisa mendapatkan pupuk dalam jumlah yang mencukupi. Namun, pengawasan tetap harus diperketat agar pupuk bersubsidi tidak disalahgunakan maupun diselundupkan ke wilayah lain.

“Petani-petani kita sekarang bisa menikmati pupuk dengan jumlah yang cukup. Yang sekarang kita harus jaga adalah jangan sampai pupuk bersubsidi diselewengkan atau diselundupkan ke tempat lain. Ini harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

12 hours ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x