x

Lautan Manusia di Teheran Tuntut Balas Dendam Atas Gugurnya Ayatollah Khamenei

waktu baca 2 menit
Sabtu, 4 Jul 2026 21:57 24 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Warga yang memadati upacara penghormatan terakhir bagi mendiang Pemimpin Revolusi Islam di Teheran pada Sabtu (4/7/2026) menyerukan pembalasan atas kematian pemimpin mereka, sebagaimana dilaporkan Tasnim.

Upacara yang digelar di Musalla Imam Khomeini (RA) sejak pagi tadi dihadiri oleh gelombang massa yang datang dari berbagai penjuru negeri. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan isak tangis peziarah terus mewarnai suasana duka di lokasi.

Para pelayat membawa bendera ‘Ya litharat al-Hussein’ sebagai simbol pembalasan atas darah Imam yang gugur sebagai syahid.

Di tengah lautan manusia, para pelayat tampak mengibarkan bendera bertuliskan ‘Ya litharat al-Hussein’ sebagai simbol tuntutan balas dendam atas darah mendiang Imam yang gugur sebagai syahid.

Selain bendera nasional Iran dan atribut simbol perlawanan (kepalan tangan), massa juga mengangkat potret mendiang pemimpin yang gugur serta penerusnya, Ayatollah Seyed Mojtaba Hosseini Khamenei.

Hal ini menjadi wujud penghormatan terakhir sekaligus deklarasi kesetiaan rakyat kepada pemimpin yang baru.

Sehari sebelumnya pada hari Jumat, upacara penghormatan khusus juga digelar bagi para delegasi asing. Momen ini menjadi salah satu pertemuan pejabat internasional terbesar di Iran dalam beberapa dekade terakhir. Perwakilan dari negara-negara di Asia, Afrika, Eropa, Amerika, hingga berbagai organisasi internasional turut hadir berbela sungkawa.

Delegasi tersebut mencakup jajaran presiden, perdana menteri, ketua parlemen, menteri luar negeri, hingga tokoh-tokoh gerakan perlawanan, yang menegaskan luasnya solidaritas dan partisipasi internasional dalam upacara tersebut.

Sebagai informasi, Ayatollah Khamenei gugur sebagai martir dalam serangan gabungan AS-Israel di Teheran pada 28 Februari 2026.

Atas agresi tersebut memicu perang selama 40 hari pun akhirnya meletup setelah Republik Islam mengerahkan Angkatan Bersenjatanya untuk melakukan operasi pembalasan yang pada akhirnya memaksa para agresor untuk menghentikan kampanye militer mereka.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
3 days ago
5 days ago
6 days ago
6 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor