x

Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Bermasalah sebelum Tabrakan dan Terbakar

waktu baca 3 menit
Kamis, 7 Mei 2026 11:27 28 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Kecelakaan maut bus Antar Lintas Sumatera di Jalan Lintas Sumatera, Musi Rawas Utara, Rabu (6/5/2026) menewaskan 16 orang setelah kendaraan bertabrakan dengan truk tangki BBM dan terbakar hebat.

Di tengah penyelidikan kepolisian, korban selamat mulai mengungkap kondisi bus sebelum insiden terjadi, termasuk dugaan masalah mesin dan radiator selama perjalanan menuju Medan.

Peristiwa tragis itu terjadi ketika bus ALS tujuan Medan diduga mengambil jalur kanan untuk menghindari lubang di badan jalan. Dari arah berlawanan, melaju truk tangki BBM hingga tabrakan frontal tidak dapat dihindari.

Benturan keras memicu ledakan besar yang langsung disusul kobaran api. Api dengan cepat membakar kedua kendaraan beserta barang bawaan para penumpang.

Salah satu korban selamat, Ngadiono, mengaku sempat merasa khawatir sebelum kecelakaan terjadi. Ia menyebut bus beberapa kali mengalami gangguan teknis selama perjalanan.

Menurut Ngadiono, kendaraan sempat berhenti akibat masalah pada mesin dan radiator yang panas. Sopir dan kernet kemudian melakukan perbaikan sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.

“Sempat rusak bagian mesin dan radiator, sempat diperbaiki lalu jalan lagi,” ujar Ngadiono saat memberikan keterangan kepada sumber kepolisian di Puskesmas Karang Jaya, Muratara.

Kekhawatiran Ngadiono semakin terasa ketika bus tiba-tiba menghantam sesuatu di jalan. Tak lama kemudian terdengar ledakan besar yang membuat suasana di dalam kendaraan menjadi panik.

Ia bersama istrinya berusaha menyelamatkan diri dengan keluar melalui jendela bus. Dalam situasi tersebut, Ngadiono juga melihat kernet ikut melompat keluar kendaraan.

“Saya langsung refleks melompat keluar disusul istri. Yang saya lihat, kernet juga ikut melompat keluar,” ungkapnya.

Setelah berhasil menyelamatkan diri, Ngadiono menyaksikan api membakar seluruh badan bus. Ia juga mendengar jeritan para penumpang yang masih berada di dalam kendaraan.

“Setelah itu saya pingsan. Begitu bangun sudah di rumah sakit,” tambahnya.

Kasat Lantas Polres Muratara, M Karim, mengatakan kebakaran diduga berasal dari muatan minyak mentah yang tersambar api setelah kecelakaan terjadi. Polisi juga memastikan sepeda motor yang ditemukan di dalam bus merupakan barang milik penumpang.

“Sementara itu, untuk adanya motor, itu milik penumpang di dalam bus tersebut,” ujarnya.

Kecelakaan tersebut menyebabkan 16 orang meninggal dunia. Data sementara menyebut 14 korban berasal dari bus ALS, sedangkan dua korban lainnya berasal dari truk tangki BBM.

“Dari insiden ini menyebabkan 16 orang meninggal dunia. Tiga orang dilaporkan mengalami luka berat dan satu orang mengalami luka ringan,” ungkap Nandang.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, mengatakan tim gabungan masih berada di lokasi untuk proses evakuasi korban. Pihaknya terus melakukan pendataan terhadap korban meninggal dunia maupun korban luka.

“Tim kami sedang di lapangan bersama Satlantas untuk proses evakuasi. Laporan sementara ada 16 korban jiwa yang sudah teridentifikasi meninggal dunia,” ujarnya.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x