x

Kejagung Dalami 26 Nama yang Disebut Sony Sonjaya dalam Kasus Korupsi MBG

waktu baca 2 menit
Minggu, 14 Jun 2026 07:25 90 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Kejaksaan Agung terus mengembangkan penyidikan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Fokus terbaru penyidik mengarah pada puluhan nama yang diserahkan oleh mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya.

Sebanyak 26 nama yang diduga terkait dengan penyimpangan tata kelola program tersebut telah diterima penyidik. Daftar itu kini menjadi bagian dari bahan pendalaman yang dilakukan Kejaksaan Agung.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan pihaknya belum mengambil kesimpulan atas informasi yang diterima. Penyidik masih harus memverifikasi seluruh keterangan melalui pemeriksaan lanjutan.

Menurut Syarief, nama-nama yang disampaikan Sony Sonjaya masih dalam tahap kajian. Kejaksaan Agung juga berencana memeriksa Sony untuk memastikan validitas informasi yang diajukan.

“Untuk nama-nama tadi masih kami pelajari. Dalam waktu dekat kami akan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka SS untuk mengonfirmasi dari pengajuan JC yang disampaikan kepada kita,” kata Syarief.

Langkah pemeriksaan tersebut berkaitan dengan permohonan Justice Collaborator (JC) yang diajukan Sony Sonjaya. Melalui mekanisme itu, Sony mengklaim siap memberikan informasi tambahan yang berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani penyidik.

Kasus yang tengah diselidiki Kejaksaan Agung bermula dari dugaan praktik jual beli titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis. Dugaan tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam penyidikan.

Di tengah proses hukum yang berjalan, kubu Sony Sonjaya membantah tuduhan yang menyebut kliennya sebagai aktor intelektual dalam perkara tersebut. Bantahan itu disampaikan melalui kuasa hukum Sony, Krisna Murti.

Krisna menegaskan bahwa kliennya tidak bertindak secara mandiri dalam menjalankan aktivitas yang kini dipersoalkan. Menurutnya, Sony bergerak berdasarkan arahan dari pihak-pihak tertentu yang disebut memiliki pengaruh besar.

Dalam penjelasannya, Krisna mengaku memperoleh keterangan langsung dari Sony terkait tekanan yang dirasakan selama menjalankan tugasnya. Ia menyebut ada sejumlah figur kuat yang disebut berada di balik proyek tersebut.

“Saya lakukan ini atas atensi-atensi. Artinya bahwa kalau kamu jadi saya, kamu juga enggak berani menghadapi orang-orang ini,” ujar Krisna menirukan pernyataan Sony.

Pihak Sony juga menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan penyidik dalam mengungkap dugaan penyimpangan tata kelola SPPG secara terbuka. Mereka mengklaim telah menyerahkan sekitar 26 hingga 27 nama kepada Kejaksaan Agung sebagai bagian dari proses pengungkapan kasus.

Hingga kini, Kejaksaan Agung masih mempelajari seluruh informasi dan bukti pendukung yang tersedia. Penyidik berupaya memastikan tingkat keterlibatan setiap pihak yang disebut dalam dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis sebelum mengambil langkah hukum lebih lanjut.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor