x

AUTOPSY: Dead Body Can Talk, Angkat Dunia Forensik ke Layar Lebar

waktu baca 2 menit
Senin, 13 Jul 2026 20:10 34 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Rumah produksi Karya Kreatif Utama resmi meluncurkan trailer dan poster perdana film AUTOPSY: Dead Body Can Talk. Film bergenre forensic psychological thriller itu dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 3 September 2026.

Peluncuran trailer dilakukan pada Senin (13/7/2026). Cuplikan berdurasi 2 menit 25 detik tersebut memperkenalkan suasana ruang forensik yang penuh misteri dan ketegangan.

Trailer menampilkan proses pengungkapan kejahatan melalui pemeriksaan jasad. Berbagai temuan pada tubuh korban menjadi petunjuk penting dalam penyelidikan.

Film ini menempatkan ilmu forensik sebagai elemen utama cerita. Setiap luka, lebam, hingga zat asing di dalam tubuh dianalisis untuk mengungkap fakta yang tersembunyi.

Poster perdana film juga diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran trailer. Visual tersebut menampilkan sosok dr. Sumy Hastry sebagai karakter sentral dalam cerita.

Sutradara Ozan Ruz mengatakan film ini tidak bertumpu pada unsur horor konvensional. Ia memilih mengedepankan sisi psikologis dan realitas dunia forensik.

“Empati menjadi kekuatan utamanya, bukan sesuatu yang supranatural, melainkan kepekaan yang membimbingnya menemukan petunjuk, yang kemudian selalu dibuktikan melalui ilmu forensik,” kata Ozan.

Story Origin film, Rina Tarigan, menjelaskan ide cerita lahir dari keyakinan bahwa kisah yang terinspirasi peristiwa nyata memiliki kedekatan emosional lebih kuat dengan penonton. Karena itu, sosok dr. Sumy Hastry Purwanti dipilih sebagai inspirasi utama cerita.

Menurut Rina, dedikasi dan kontribusi dr. Hastry di bidang forensik menjadi fondasi pengembangan film tersebut. Karakter yang dihadirkan berangkat dari nilai-nilai yang melekat pada kiprahnya.

Produser Fariz Stanzah mengatakan tim produksi berupaya menghadirkan dunia forensik secara autentik. Setiap keputusan produksi mempertimbangkan keseimbangan antara aspek artistik dan akurasi visual.

“Memproduksi AUTOPSY: Dead Body Can Talk merupakan perjalanan yang penuh tantangan sekaligus menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi seluruh tim produksi,” kata Fariz.

Fariz menyebut proses produksi film menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh tim. Namun, tantangan tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas cerita dan visual yang ditampilkan.

Produser Marsa Moesa menilai film ini dirancang untuk menghadirkan standar baru dalam perfilman Indonesia. Film tersebut memadukan akurasi, kualitas visual, dan cerita yang terinspirasi dari kisah nyata.

“Saya percaya bahwa setiap zaman memiliki film yang mampu memperluas cara pandang penontonnya,” kata Marsa.

Melalui peluncuran trailer dan poster perdana, AUTOPSY: Dead Body Can Talk mulai memperkenalkan dunia forensik kepada publik. Film ini mengangkat peran ilmu pengetahuan sebagai sarana mengungkap kebenaran bagi korban kejahatan yang tidak lagi dapat bersuara.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

10 hours ago
4 days ago
4 days ago
4 days ago
5 days ago
6 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor