Persija vs Persebaya TODAYNEWS.ID — Pemain Persija Jakarta, Fabio Calonego, menegaskan timnya belum menyerah meski peluang juara BRI Super League 2025/26 telah tertutup. Persija diminta segera bangkit setelah menelan hasil mengecewakan saat menghadapi Persib Bandung.
Kekalahan dari Persib pada laga sebelumnya membuat Persija dipastikan gagal bersaing dalam perebutan gelar juara. Namun Fabio meminta seluruh pemain tidak larut dalam kekecewaan.
Pemain asal Brasil itu mengakui hasil buruk tersebut meninggalkan rasa sakit di dalam tim. Meski begitu, dia menilai perjalanan satu musim tidak bisa ditentukan hanya dari satu pertandingan.
Menurut Fabio, karakter sebuah tim besar justru terlihat saat menghadapi kegagalan. Dia menilai kemampuan untuk bangkit menjadi hal penting bagi Persija.
“Yang benar-benar menunjukkan siapa kami ialah kerja keras yang dilakukan setiap hari serta karakter yang kami miliki,” ujar Fabio mengutip dari laman resmi klub, Kamis (14/5/2026).
Fabio mengatakan rasa kecewa merupakan hal yang wajar dalam sepak bola. Dia menilai hanya pemain yang benar-benar peduli terhadap tim yang bisa merasakan sakit akibat kekalahan.
“Rasa sakit itu wajar karena hanya mereka yang benar-benar peduli yang bisa merasakannya,” kata pemain berusia 28 tahun tersebut.
Fabio juga menegaskan klub besar tidak hanya diukur dari jumlah trofi yang dimiliki. Menurutnya, kemampuan bangkit setelah jatuh menjadi ukuran penting sebuah tim besar.
“Namun, klub besar tidak hanya dikenang lewat trofi, tetapi juga melalui kemampuan mereka bangkit setelah terjatuh,” jelas Fabio.
Dia meminta seluruh elemen Persija kembali fokus menghadapi dua pertandingan terakhir musim ini. Fabio menilai Persija masih memiliki peluang untuk menutup musim dengan hasil positif.
Menurut Fabio, setiap kesalahan yang terjadi harus dijadikan pelajaran untuk memperbaiki performa tim. Dia ingin Persija tampil lebih kuat pada pertandingan berikutnya.
“Target terbesar kami masih sangat dekat. Kami harus belajar dari apa yang belum berjalan baik, mempertahankan hal-hal positif, lalu terus melangkah,” ucap Fabio.
Fabio memastikan seluruh pemain tetap memiliki komitmen penuh untuk memberikan penampilan terbaik hingga akhir musim. Dia menegaskan Persija akan terus menjaga kehormatan klub di hadapan suporter.
“Kami akan tetap berdiri tegak, bekerja dalam diam, dan menjaga kehormatan seragam Persija sampai akhir,” tandasnya.
Bagi Persija, dua laga tersisa tidak hanya soal hasil akhir klasemen. Fabio menilai pertandingan tersebut juga menjadi bagian penting untuk menjaga martabat klub di depan Jakmania.