x

DPR Dorong Promosi Pariwisata Melalui Media Sosial, Dinilai Efektif Tarik Wisatawan

waktu baca 3 menit
Sabtu, 18 Apr 2026 09:03 31 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah mendorong optimalisasi promosi pariwisata melalui pemanfaatan media sosial guna meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Pariwisata akan dikenal luas, tidak hanya di Banyumas, juga nasional bahkan internasional, jika ada promosi yang sampai kepada masyarakat,” kata Siti Mukaromah dalam kegiatan Bimbingan Teknis “Promosi Branding Wonderful Indonesia Melalui Media Sosial” di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat siang.

Dia menilai media sosial menjadi sarana strategis dalam mempromosikan potensi daerah di era digital, terutama dengan melibatkan generasi muda yang memiliki kreativitas dalam membuat konten.

Menurut dia, potensi pariwisata Banyumas perlu dikemas secara menarik agar mampu memancing minat wisatawan untuk datang dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Ditemui usai acara yang terselenggara atas kerja sama Komisi VII DPR RI, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, serta Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas itu, di mengatakan perubahan Undang-Undang Kepariwisataan dari Nomor 10 Tahun 2009 menjadi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2025 menekankan pendekatan pariwisata berbasis ekosistem.

“Pariwisata berbasis ekosistem ini melibatkan banyak pihak, seperti budaya, UMKM, ekonomi kreatif, dan sektor lainnya yang saling terhubung,” katanya.

Dia mengatakan pendekatan tersebut membuka peluang besar bagi pengembangan sektor pariwisata, terutama jika didukung oleh kemajuan teknologi digital.

“Pemanfaatan teknologi menjadi peluang besar, salah satunya melalui promosi di media sosial yang mampu menjawab tantangan pemasaran pariwisata,” kata legislator yang akrab disapa Erma itu.

Dia mengatakan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia telah memiliki strategi pemasaran destinasi berbasis media sosial yang mencakup seluruh ekosistem pariwisata, sehingga perlu didukung oleh masyarakat.

Sebagai mitra pemerintah, pihaknya juga berperan menjembatani program kementerian agar dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas.

Dalam kegiatan tersebut, dia mengundang kalangan generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z, untuk meningkatkan kapasitas dalam memanfaatkan media sosial secara produktif.

Menurut dia, generasi muda memiliki peran penting sebagai kreator konten yang dapat menjadi ujung tombak promosi pariwisata.

“Kreator konten bisa menjadi jembatan untuk mempublikasikan dan mempromosikan wisata dengan seluruh ekosistemnya,” katanya.

Selain itu, aktivitas sebagai kreator konten juga dinilai mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi pelakunya.

“Dari sisi kreator konten ada nilai ekonomi yang bisa didapat, sementara dari sisi bangsa ini menjadi sarana memperkenalkan destinasi wisata Indonesia secara lebih luas,” katanya.

Dia juga menegaskan bahwa kekayaan pariwisata Indonesia tidak hanya terbatas pada destinasi populer seperti Bali atau Candi Borobudur, juga tersebar di berbagai daerah, termasuk Banyumas.

Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda, dia optimistis sektor pariwisata dapat menjadi kekuatan ekonomi yang mampu berkembang hingga tingkat nasional dan internasional.

“Indonesia memiliki banyak destinasi dengan seluruh ekosistemnya, termasuk di Banyumas, yang perlu terus dipromosikan agar dikenal dunia,” kata Erma.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

22 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x