x

Disebut Kerap Buat Negara Rugi, Prabowo Bakal Tutup 800 BUMN Sepanjang Tahun 2026

waktu baca 1 menit
Sabtu, 11 Jul 2026 16:46 20 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pemerintah telah menutup sebanyak 240 badan usaha milik negara (BUMN) yang dinilai tidak sehat dan tidak efisien.

Langkah tersebut dilakukan untuk menghentikan pemborosan serta memastikan uang negara dikelola secara lebih produktif.

“Sampai akhir bulan Juli, sampai hari ini kita sudah tutup 240 BUMN yang tidak beres sudah kita tutup,” kata Prabowo mengutip Sabtu (11/7/2026).

Bahkan pada akhir Juli nanti kata Prabowo, akan bertambah lagi 10 yang akan ditutup dan sebelum 1 Januari 2027 akan ada 800 BUMN yang akan ditutup.

“Nanti akhir Juli ini akan 250 BUMN kita tutup. Nanti 31 Desember 2026 akan tutup jumlahnya 800 BUMN, yang tidak efisien, yang tidak pernah untung, yang merugi terus kita tutup,” ungkap Prabowo.

Prabowo mengatakan bahwa pemerintah akan terus melakukan pembenahan terhadap BUMN, lantaran selama puluhan tahun banyak dari perusahaan pelat melah ini justru kerap membuat negara mengalami kerugian.

“Jadi saya dapat laporan, bahwa beberapa BUMN yang sekian puluh tahun rugi, rugi, rugi, tahun ini mulai untung,” katanya.

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan dari pembenahan struktur dan efisiensi biaya terhadap ratusan BUMN, pemerintah telah mampu melakukan penghematan dalam jumlah besar.

Penghematan tersebut antara lain berasal dari biaya overhead dan gaji direksi yang nilainya mencapai Rp70 triliun.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor