x

BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia

waktu baca 2 menit
Sabtu, 29 Agu 2026 11:45 23 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Gelombang tinggi tersebut diperkirakan terjadi pada 29 Agustus hingga 1 September 2026.

Dalam keterangan resminyanya pada Sabtu (29/8/2026), BMKG mencatat, pola angin di wilayah utara ekuator Indonesia umumnya bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 6–25 knot.

Sementara itu, di wilayah selatan ekuator, angin umumnya bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 8–25 knot.

Kecepatan angin tertinggi berpotensi terjadi di Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, dan Laut Arafuru.

Gelombang 1,25-2,5 Meter

Kondisi angin tersebut berpotensi memicu peningkatan tinggi gelombang hingga 1,25–2,5 meter di sejumlah wilayah perairan.

Wilayah yang berpotensi mengalami gelombang dengan ketinggian tersebut antara lain Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai, serta perairan selatan Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara.

Potensi gelombang serupa juga diperkirakan terjadi di Selat Karimata, Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Maluku, Laut Banda, Samudra Pasifik utara Maluku, Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya, serta sejumlah wilayah Laut Arafuru.

Gelombang hingga 4 Meter

Sementara itu, gelombang dengan ketinggian lebih tinggi, yakni 2,5–4 meter, berpotensi terjadi di beberapa wilayah.

BMKG memperkirakan kondisi tersebut dapat terjadi di Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Lampung, dan Samudra Hindia selatan Banten.

BMKG mengingatkan, kondisi gelombang tinggi tersebut dapat membahayakan keselamatan pelayaran.

“Karena itu, masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut, diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah perairan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi,” kata BMKG memperingatkan.

Imbauan untuk Pengguna Transportasi Laut

BMKG memberikan perhatian khusus kepada sejumlah moda transportasi laut yang memiliki risiko lebih tinggi saat menghadapi kondisi angin dan gelombang.

Perahu nelayan diimbau waspada apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Sementara itu, kapal tongkang perlu mewaspadai kondisi ketika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Adapun bagi kapal feri, kewaspadaan perlu ditingkatkan apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

BMKG juga mengimbau masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di wilayah pesisir sekitar perairan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan laut.

“Masyarakat diharapkan memperhatikan informasi dan peringatan dini cuaca maritim dari BMKG sebelum melakukan aktivitas di laut maupun di kawasan pesisir,” demikian peringatan BMKG.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor