x

Blok Masela Dimulai, DPR Tekankan Pengawasan Bersama Agar Tidak Kembali Mangkrak

waktu baca 2 menit
Sabtu, 18 Jul 2026 15:09 96 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin, mengapresiasi dimulainya groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Blok Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Kamis (16/7/2026). Ia menyebut momentum ini sebagai sejarah baru setelah proyek sempat tertunda selama tiga dekade.

“Kami menyambut baik dimulainya proyek ini di era Presiden Prabowo Subianto. Penantian 30 tahun akhirnya membuahkan hasil. Ini langkah signifikan bagi kedaulatan energi nasional dan ekonomi Indonesia Timur,” ujar Syafruddin dalam keterangan yang diterima, Sabtu (18/7/2026).

Meski demikian, Syafruddin menekankan bahwa peresmian hanyalah langkah awal. Sebagai anggota komisi yang membidangi energi, ia menegaskan pentingnya pengawasan ketat selama fase konstruksi agar proyek senilai 20,9 miliar dolar AS ini tidak kembali terhambat.

“Proyek ini bukan sekadar angka investasi 20,9 miliar dolar AS. Ada harapan besar rakyat di sana. Oleh karena itu, dibutuhkan pengawasan bersama,” tegasnya.

“Kami di Komisi XII akan memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai lini masa (timeline) yang direncanakan dan tidak ada lagi hambatan teknis maupun birokrasi yang membuat proyek ini kembali mangkrak,” tambah politisi PKB itu menegaskan.

Legislator asal Kaltim ini pun mendesak agar prioritas penyerapan tenaga kerja diberikan kepada masyarakat lokal Maluku dan Tanimbar.

Menurutnya, perlu ada program pelatihan vokasi yang masif agar putra-putri daerah memiliki kompetensi untuk mengisi posisi terampil dalam proyek ini.

“Proyek ini harus memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan rakyat, termasuk melalui peningkatan infrastruktur dasar seperti air bersih dan listrik yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat Tanimbar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syafruddin memuji langkah kolaboratif yang dilakukan pemerintah, termasuk apresiasi terhadap manajemen Inpex Masela yang menunjukkan komitmen kuat.

Namun, ia kembali mengingatkan bahwa efisiensi dan transparansi menjadi kunci agar proyek ini memberikan keuntungan yang adil (fair) bagi investor maupun negara.

“Kami akan terus mengawal jalannya proyek ini. Komisi XII berkomitmen untuk memastikan bahwa investasi besar ini benar-benar menjadi motor penggerak industrialisasi modern di Indonesia dan membawa kemakmuran yang merata bagi rakyat,” pungkas Syafruddin.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

9 hours ago
13 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor