Laporan: Afrizal Ilmi
Pemain Timnas Indonesia Rizky Ridho. (Mario Sonatha/Todaynews) TODAYNEWS.ID — Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyambut positif keputusan menggelar pemusatan latihan (TC) di Bali pada periode FIFA Matchday November 2026. Menurutnya, agenda tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain untuk semakin dekat dan memperkuat kekompakan skuad.
Ridho mengatakan keputusan memilih Bali diambil setelah sejumlah opsi pertandingan uji coba di luar negeri belum mendapatkan kepastian. Karena itu, pemusatan latihan di dalam negeri dinilai menjadi solusi agar persiapan tim tetap berjalan.
“Jadi mungkin ini solusinya, biar kita makin dekat satu sama lain. TC-nya di Bali,” jelas Rizky Ridho di Jakarta dalam konferensi pers seusai pertandingan Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (7/11/2026) malam WIB.
Sebelumnya, tim sempat menjajaki beberapa opsi lawan untuk pertandingan uji coba, termasuk Yordania dan Kuwait. Namun, rencana tersebut menghadapi kendala terkait lokasi dan kepastian pertandingan.
Selain itu, opsi menggelar pemusatan latihan di Siprus serta melakoni pertandingan di Turki juga sempat dibahas. Meski demikian, upaya tersebut belum menghasilkan agenda yang dapat dipastikan.
Ridho menyebut para pemain dan pelatih terus menjalin komunikasi untuk menentukan pilihan terbaik. Ia memahami tim pelatih dan PSSI telah berusaha mencari lawan tanding agar Timnas Indonesia tetap mendapatkan kesempatan menguji kemampuan.
“Jadi, kami mohon dimaklumi, karena mereka (tim pelatih dan PSSI -red) juga sudah berusaha keras mencarikan lawan tanding untuk kami,” tambahnya.
Sebelumnya, Timnas Indonesia dipastikan memanfaatkan periode FIFA Matchday November dengan menggelar TC selama tujuh hari di Bali. Keputusan tersebut diambil setelah penundaan Piala Asia AFC serta mempertimbangkan eskalasi situasi regional di Timur Tengah.
Pelatih Kepala Timnas Indonesia, John Herdman, menjelaskan bahwa agenda tersebut tetap menjadi bagian dari persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia. Tim pelatih memutuskan tidak melanjutkan rencana pertandingan yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung di kawasan Timur Tengah.
“Menyusul penundaan Piala Asia AFC serta mempertimbangkan eskalasi situasi regional di Timur Tengah, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan agenda pertandingan yang sebelumnya direncanakan di kawasan tersebut. Kami akan memanfaatkan periode FIFA Matchday November untuk menggelar pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali, dengan fokus pada penguatan kedalaman skuad dan melanjutkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia,” ujar Herdman.
Dalam program tersebut, Herdman berencana memadukan pemain dari skuad utama dengan sejumlah nama baru. Langkah ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mengevaluasi potensi pemain dan memperkuat pemahaman taktik.
“Kami akan melibatkan kombinasi pemain dari skuad utama dan sejumlah pemain baru. Ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi potensi mereka, memperdalam pemahaman taktik, serta memperkuat kerja sama antarpemain dalam tim nasional,” lanjut Herdman.
Melalui TC di Bali, PSSI berharap Timnas Indonesia tetap dapat memaksimalkan periode FIFA Matchday November. Selain menjaga kesinambungan persiapan, agenda tersebut diharapkan memperkuat fondasi permainan dan meningkatkan daya saing skuad Garuda untuk menghadapi kompetisi internasional berikutnya.
Editor: Azis Arriadh