Laporan: Dhanis Iswara
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh. Foto: Dok Fraksi PKB TODAYNEWS.ID – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh, meminta pemerintah mengoptimalkan Program Magang Nasional untuk menjembatani kesenjangan kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan dunia industri.
Menurut Ninik, sapaan akrab Nihayatul Wafiroh, program magang harus menjadi sarana pembelajaran sekaligus pintu masuk bagi lulusan perguruan tinggi untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.
“Kami melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup tinggi, tetapi belum sepenuhnya diikuti dengan penyediaan lapangan kerja yang layak,” ujar Ninik, Sabtu (7/11/2026).
Dia menilai, pertumbuhan ekonomi perlu diimbangi dengan penciptaan lapangan kerja berkualitas agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pekerja setengah penganggur bertambah 1,24 juta orang sepanjang Agustus 2025 hingga Agustus 2026. Dengan demikian, jumlahnya mencapai 12,84 juta orang atau 8,68 persen dari total penduduk bekerja.
Sementara itu, ekonomi Indonesia pada triwulan III-2026 tumbuh 5,47 persen secara tahunan.
Ninik menilai, salah satu persoalan ketenagakerjaan adalah ketidaksesuaian keterampilan pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan. Karena itu, Program Magang Nasional perlu memberikan pengalaman kerja nyata, pendampingan profesional, serta peningkatan keterampilan teknis dan nonteknis.
“Tujuan Program Magang Nasional ini harus benar-benar diarahkan untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan industri. Ada proses pembelajaran, pendampingan, peningkatan keterampilan, hingga evaluasi,” katanya.
Dia juga mengingatkan agar perusahaan tidak menjadikan peserta magang sebagai tenaga kerja tambahan dengan biaya murah tanpa memberikan pembelajaran yang memadai.
“Jangan sampai peserta hanya menjadi tenaga tambahan bagi perusahaan tanpa mendapatkan proses pembelajaran yang memadai. Harus ada transfer pengetahuan, peningkatan keterampilan, dan pendampingan yang terukur,” tegasnya.
Selain itu, Ninik mendorong pemerintah memperluas kesempatan magang hingga ke daerah serta membangun mekanisme yang menghubungkan peserta dengan peluang kerja setelah program berakhir.
Dia berharap Program Magang Nasional tidak hanya menghasilkan sertifikat, tetapi juga meningkatkan peluang peserta untuk direkrut perusahaan dan memperoleh pekerjaan yang lebih baik.
Editor: Azis Arriadh