x

DPR Desak Kemenhub Angkat Bangkai KMP Virgo Transportasi 8

Laporan: Akbar Budi Prasetia

waktu baca 2 menit
Jumat, 2 Okt 2026 23:00 77

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi V DPR RI Irmawan, mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan pihak terkait mempercepat proses pengangkatan atau salvage bangkai Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 yang tenggelam di Perairan Masalembo, Laut Jawa.

Menurut Irmawan, proses pengangkatan badan kapal menjadi penting untuk mendukung pencarian 57 penumpang yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

“Kami meminta agar proses pengangkatan badan KMP Virgo segera dilakukan. Ini bukan hanya masalah teknis, tetapi menyangkut kemanusiaan karena masih ada 57 korban yang menunggu kepastian,” kata Irmawan di Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Berdasarkan data operasi pencarian dan pertolongan (SAR) per 30 September 2026, dari 243 penumpang yang tercatat dalam manifes, sebanyak 108 orang dinyatakan selamat. Sementara itu, 78 orang ditemukan meninggal dunia dan 57 lainnya masih dalam pencarian.

Irmawan menilai keberadaan badan kapal yang karam menjadi salah satu faktor penting dalam upaya pencarian. Pengangkatan kapal, kata dia, dapat membuka akses ke bagian lambung yang sulit dijangkau tim penyelam.

Ia memahami proses salvage membutuhkan peralatan dan metode khusus. Namun, kondisi tersebut menurutnya tidak boleh membuat pencarian korban berlangsung terlalu lama.

“Setiap waktu sangat berarti bagi keluarga yang menunggu,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Lebih lanjut, Irmawan juga meminta pemerintah memperhatikan kondisi keluarga korban yang masih menanti kepastian mengenai keberadaan anggota keluarganya.

Menurut dia, ketidakpastian tersebut dapat menambah beban psikologis keluarga, terlebih bagi mereka yang belum mengetahui apakah anggota keluarganya masih berada di dalam kapal atau tidak.

“Pemerintah dan pihak terkait wajib memberikan upaya maksimal demi memberikan kepastian kepada keluarga korban,” ujar Irmawan.

Untuk itu, Irmawan meminta Kemenhub mengintensifkan koordinasi dengan pemilik kapal, perusahaan salvage, pihak asuransi, Basarnas, dan TNI Angkatan Laut.

Ia menegaskan persoalan administratif maupun kendala koordinasi antarlembaga tidak semestinya menghambat upaya pencarian dan evakuasi korban.

“Kemenhub harus memastikan koordinasi seluruh elemen terkait berjalan efektif tanpa hambatan. Administratif personal tidak boleh menunda proses pencarian korban,” ucapnya.

Selain pengangkatan bangkai kapal, Irmawan meminta tim Disaster Victim Identification (DVI) disiapkan secara optimal di posko darat.

Menurut dia, kesiapan tim identifikasi diperlukan agar korban yang ditemukan dapat segera dikenali dan proses penyerahan jenazah kepada keluarga dapat dilakukan dengan baik.

“Ketika korban berhasil ditemukan, proses identifikasi harus dilakukan secepat dan setepat mungkin. Kepastian ini penting agar keluarga dapat memberikan penghormatan terakhir secara layak,” pungkasnya.

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
3 days ago
3 days ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor